Kamis, 24 Juli 2014 | 12:31 WIB
HUKUM DAN KRIMINALITAS

Miliki Ganja dan Sabu, PNS LIPI Bandung Diciduk

Oleh: Ahmad Sayuti
Kriminalitas - Senin, 5 Mei 2014 | 14:25 WIB

INILAH.COM, Bandung - Kedapatan memiliki ganja dan sabu, Sat Narkoba Polrestabes Bandung mengamankan tiga pria, yakni EBG (20), RIE (33) dan DBS (33). Bahkan satu di antaranya, yakni DBS merupakan PNS di LIPI Bandung.

Berdasarkan informasi, penangkapan ketiga tersangka merupakan pengembangan dari terungkapnya peredaran obat palsu jenis karisoprodol dengan tersangka Kusyanto. Bahkan ketiga orang tersebut merupakan rekan Kusyanto. Selain itu, polisi saat ini masih mengejar Basreng yang dinyatakan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari ketiganya polisi mengamankan lintingan daun ganja kering siap pakai dan bungkusan plastik sabu di dalam bungkus rokok.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi mengatakan, setelah mengungkap pelaku pengedar obat palsu, penyidik langsung melakukan pengembangan. Hasilnya tiga rekan tersangka berhasil ditangkap dengan barang bukti ganja dan sabu dalam bungkus rokok.

"Pelakunya ada 3 orang, masing-masing punya barbuk yang ada di rokok," katanya didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Bandung AKBP M Ngajibdi Satres Narkoba Polrestabes Bandung, Jalan Sukajadi, Senin (5/5/2014).

Dia menjelaskan, awalnya yang tertangkap EBG di Jalan Ir Djuanda. Dari bungkus rokok miliknya ditemukan satu linting rokok ganja dan satu bungkus plastik bening berisi sabu. Dia mengaku mendapatkan barang tersebut dari RIE yang memberikannya secara gratis.

Tidak membutuhkan waktu lama, polisi pun akhirnya menangkap RIE di Cimenyan yang saat itu sedang bersama DBS. Saat ditangkap padanya ditemukan satu buah kantong plastik berisi ganja dan dan setengah linting ganja. Sementara DBS yang mengaku mendapat barang dari RIE ditemukan setengah linting ganja.

"DBS ini adalah PNS LIPI," ungkap Mashudi.

RIE mengakui barang bukti berupa setengah linting ganja sisa pakai tersebut adalah miliknya. Namun plastik berisi ganja disebutkannya milik temannya yaitu Basreng.

Akibat perbuatannya, Mashudi menuturkan, ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 jo pasal 111 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, diancam dengan pidana penjara minimal 5 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. [hus]

Berita Lainnya
0 Komentar
Kirim Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut
Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAHKORAN.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
RAWAN LONGSOR
TINGGAL 4 hari lagi Lebaran, arus mudik mulai merambah sejumlah jalur di Jawa Barat. Polisi pun mengimbu pemudik mewaspadai titik rawan kecelakaan.
KARIKATUR + Indeks