6 Pelaku UMKM Olahan Ikan Dapat Bantuan Lemari Pendingin dari KKP 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 6 unit freezer kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor yang bergerak dalam usaha olahan ikan maupun daging.

6 Pelaku UMKM Olahan Ikan Dapat Bantuan Lemari Pendingin dari KKP 
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 6 unit freezer kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor yang bergerak dalam usaha olahan ikan maupun daging.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bogor menilai, karena jumlah penduduknya lebih banyak maka  bantuan 6 unit lemari pendingin itu lebih banyak dari Kota Bogor yang hanya mendapatkan bantuan 1 unit freezer karena jumlah penduduknya hanya berkisar 1 juta jiwa.

"Hari ini masyarakat pelaku UMKM bidang olahan ikan dan daging dari Kecamatan Bojonggede, Cigudeg, Ciomas,Ciampea, Cibinong dan Sukaraja mendapatkan bantuan freezer dari KKP. Kami hanya mendata dan menyalurkannya," kata Kepala Disnakan Kabupaten Bogor Oetje Sorbagdja kepada wartawan, Senin (30/8/2021).

Baca Juga : Merdeka dari Covid-19, Ketua DPRD Bogor Apresiasi Peran Developer

Dia menerangkan, sebelum mendapatkan bantuan friser, pelaku UMKM itu sudah terverifikasi KKP. Dengan bantuan tersebut, diharapkan bisnis para pelaku UMKM ini maju dan meningkat.

Sementara itu, Napsiati (53) warga Kecamatan Bojonggede menuturkan bantuan freezer itu merupakan kebutuhan dasar usahanya yakni Bandeng Duri Lunak Yummi.

"Saya butuh dua freezer untuk bahan baku dan sudah masak ikan bandeng duri lunak. Sebelumnya, saya baru punya 1 unit dan dengan adanya bantuan ini mudah-mudahan usaha saya bisa bertahan hingga maju," tutur Napsiati.

Baca Juga : Dewan Minta Posko Logistik Tidak Pindah Lokasi, Ini Alasannya

Dia menjelaskan, selama pandemi Covid-19 omsetnya menurun dari Rp150 ribu per hari menjadi Rp150 ribu per minggu. Dengan menurunnya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan pendapatan ekonomi masyarakat membaik, dia mengharapkan daya beli masyarakat meningkat.

"Semoga saja ke depan ekonomi masyarakat membaik dan daya beli masyarakat juga kembali bagus. Mengantisipasi menurunnya penjualan secara konvensional, kami pun sudah menjualnya secara online dengan memanfaatkan sosial media hingga ikan bandeng duri lunak kami sudah dibeli masyarakat Jabodetabek," jelasnya.

Sedangkan, Rudi (37) pelaku usaha ikan bandeng, nila, tongkol dan ikan mas dari Kelompok Mmitra Nelayan Desa Cibatok 2, Kecamatan Ciampea mengaku bantuan 1 unit freezer itu akan digunakan 10 anggota kelompoknya.

Baca Juga : PTM Segera Dilaksanakan, Dewan Ingatkan Vaksinasi Covid-19 Para Guru

"Sama seperti pelaku usaha lainnya, bantuan ini akan sangat berguna bagi usaha olahan ikan yang kami jalankan. Semoga penjualan usaha kami meningkat karena sebelumnya usaha kami menurun keuntungannya dari Rp400 ribu menjadi Rp100 ribu per hari. Saat ini, kami bersyukur masih bisa bertahan karena banyak teman kami yang sudah gulung tikar," ujar Rudi. (Reza Zurifwan)


Editor : donramdhani