• Headline

    Pemkot Bandung Tambah Pasokan Gas 3kg di Bulan Ramadan

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri17 Mei 2018 15:44
    INILAH, Bandung - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung akan menyiapkan ekstra droping atau penambatah jatah reguler untuk pasukan gas 3kg selama bulan ramadan. Besarannya antara 50 - 100 persen dari kuota normal.

    Kepala Disdagin, Eric Mohamad Atthariq menuturkan kuota gas 3 kg bagi Kota Bandung untuk 2018 ini sebanyak 87.939 Metrik Ton (MT) atau sekitar 29.313.000 tabung. Kemudian diatur pendistribusian sebanyak 88 ribu tabung perhari, atau 2,2 juta tabung gas 3 kg setiap bulannya.

    Dengan adanya penambahan 50 persen, maka setiap hari Kota Bandung akan mendapatkan tambahan kuota sebanyak 44 ribu tabung gas 3 kg. Jadi setelah dilakukan ekstra droping nantinya akan diedarkan 132 tabung setiap hari di bulan ramadan ini.

    "Kalau dipandang perlu kita akan melakukan ekstra droping antara 50-100 persen dari stok yang ada. Jadi pertama fakultatif dimana hari libur seperti kemarin 10 mei libur dan alhamdulilah diadakan berupa gerakan fakultatif jadi menambah stok secara normal dan regular," kata Eric saat berbincang belum lama ini.

    Untuk itu, Eric menyatakan stok gas 3 kg di Kota Bandung selama bulan ramadan ini dipastikan aman. Termasuk sampai menjelang lebaran nanti, dimana konsumsi gas diprediksi akan meningkat karena banyak yang menggunakannya untuk membuat beragam olahan makanan.

    Eric telah menjalin komunikasi bersama Pertamina Regional III dan Hiswana Migas guna menjaga ketersediaan stok gas 3 kg. "Kami sudah koordinasi dengan dan kami sudah mengirimkan surat rekomendasi untuk dilakukan kegiatan fakultatif terutama di hari libur," tegasnya.

    Sebagai antisipasi kemungkinan terburuk sampai-sampai terjadi kelangkaan gas 3 kg di bulan ramadan ini, Eric juga merancang program Operasi Pasar Murah (OPM).

    "Kalau terjadi seperti 3-4 tahun lalu langka, kita siapkan operasi pasar. Tapi setelah dua tahun ini kita tidak pernah melaksanakan operasi pasar gas 3kg tapi ekstra droping dan fakultatif," ungkapnya.

    Lebih lanjut Eric kembali mengimbau kepada seluruh masyaraka Kota Bandung bahwa gas 3 kg hanya diperuntukkan bagi warga miskin dan warga berpenghasilan kurang dari 1,5 juta rupiah perbulan, serta pelaku usaha mikro.

    "Warga miskin 62 ribu sekian jadi sangat tersedia, jadi saya berharap itu digunakan sesuai peruntukannya," pungkasnya.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT