• Headline

    Merasa Dirugikan, Tim Pelatih Minta Manajemen Berani Lapor

    Oleh : Yogo Triastopo14 Mei 2018 19:36
    INILAH, Bandung - Persib Bandung merasa tak diuntungkan dalam sejumlah hal selama berpartisipasi di kompetisi sepak bola Liga 1 2018. Diantara kasus yang terjadi, soal sikap tidak terpuji pemain lawan.

    Insiden terbaru, adalah terkait sikap kurang menyenangkan dari bek Persipura Jayapura Abdoulaye Youssouf Maiga. Maiga kedapatan mendaratkan tangan kirinya ke wajah Bojan Malisic di pekan ke delapan liga.

    Sebelumnya, tindakan serupa juga dilakukan salah satu pemain belakang Arema FC Arthur Cunha yang melakukan tandukan kepada stopper milik Maung Bandung ini. Padahal diketahui, Malisic tengah dalam pemulihan cedera hidung.

    Situasi ini pun, sangat disayangkan asisten pelatih Fernando Soler. Sebabnya, pihak terkait seperti PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bahkan pengadil lapangan sekalipun seolah tak peduli atas insiden tersebut.

    "Kita akan lawan. Arema tidak ada sanksi, lawan Persipura juga tidak ada sanksi. Bukan kita sombong, tapi kita ingin sepak bola Indonesia tidak seperti ini," kata Soler di Sport Jabar Arcamanik Kota Bandung, Senin (14/5/2018).

    Kerugian lainnya, dituturkan dia adalah sanksi yang datang bertubi-tubi kepada Maung Bandung. Supardi dan kawan-kawan mendapat sanksi kartu lebih banyak bila dibanding dengan klub liga lainnya.

    Kali terakhir, adalah ketika kapten tim skuat Persib Supardi Nasir diberikan sanksi larangan bermain selama empat kali dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Hukuman itu, didapat setelah menanduk pengadil lapangan.

    "Kamu harus lihat, semua untuk kita banyak kartu kuning dan merah. Empat pertandingan untuk Supardi. Seperti Malisic, kalau kemaren kena hidung bisa patah. Kalau dia tidak bisa main di laga berikutnya bagaimana," ucapnya.

    Menurut dia, pihak terkait seharusnya dapat bertidak tegas dan adil dalam menyikapi suatu hal. Sikap itu pun diberikan kepada seluruh klub tanpa pandang bulu, bukan hanya kepada tim kebanggan bobotoh saja.

    "Kita akan lawan karena tim ini keluarga, pemain harus kita jaga. Kita hanya komunikasi dengan tim dan pemain, belum kepada manajemen. Manajemen, kita tidak tahu berani atau tidak melaporkan hal ini," ujar dia.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT