Festival Citylink Gelar Simulasi Evakuasi Kebakaran di Mal

Rabu (27/3/2019) pagi itu lantai paling atas Festival Citylink tampak kepulan asap hitam membumbung tinggi. Sejumlah pengunjung dan warga sekitar yang melihat peristiwa itu berlarian menyelamatkan dir

Festival Citylink Gelar Simulasi Evakuasi Kebakaran di Mal
INILAH, Bandung - Rabu (27/3/2019) pagi itu lantai paling atas Festival Citylink tampak kepulan asap hitam membumbung tinggi. Sejumlah pengunjung dan warga sekitar yang melihat peristiwa itu berlarian menyelamatkan diri.
 
Beberapa menit kemudian, sejumlah kendaraan pemadam kebakaran tampak menghampiri.  Tangga dari mobil damkar pun dipasang tinggi-tinggi. Para petugas langsung sigap menyemprotkan air ke sumber api di rooftop. Tak lama berselang, si jago merah pun padam.
 
Beruntung, tak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.
 
Tampak kepanikan dari pengunjung dan ratusan karyawan yang berhamburan keluar gedung pusat perbelanjaan itu. Mereka berkumpul di titik aman ruangan terbuka.
 
Begitulan gambaran latihan evakuasi dan penanganan bahaya kebakaran yang dilakukan management Festival Citylink.
 
Marcomm Manager Festival Citylink Andri Wibowo mengatakan, latihan kebencanaan itu sengaja dilakukan untuk menghadapi musim liburan dan menjelang bulan puasa tahun ini. Selain program rutin tahunan, dia menyebutkan fenomena meningkatnya kejadian kebakaran dimana kecenderungan orang yang berpuasa akan menurunkan konsentrasi. 
 
"Alhamdulillah, latihan evakuasi kali ini berjalan lancar. Latihan ini diikuti seluruh karyawan tenant mal, hotel Haris dan POP, serta seluruh karyawan management office wajib mengikuti latihan evakuasi dan penanganan kebakaran," kata Andri.
 
Dia mengaku puas dengan penanganan dan kesigapan para petugas Tim Penanggulanan Keadaan Darurat (TPKD). Dalam skema yang diterapkan kali ini, dikondisikan akan banyak korban terluka yang diperlukan perlakuan khusus untuk dievakuasi. 
 
"Pada latihan evakuasi ini kita dibantu Dinas Kebakaran Kota Bandung, PMI, aparat kepolisian, dan pengurus RT/RW daerah setempat," ujarnya.


Editor : inilahkoran