Ciburuy Nasibmu Kini, Menanti Sentuhan Ridwan Kamil

- Kamis, 21 November 2019 | 14:15 WIB
Foto: INILAH/Agus SN
Foto: INILAH/Agus SN

INILAH, Ngamprah – "Situ Ciburuy, laukna hese dipancing, Nyeredet hate, ningali ngeplak caina." itulah sepenggal lirik lagu Sunda ' Bubuy Bulan' yang pernah tersohor tentang Situ (Danau) Ciburuy.

Situ Ciburuy yang dahulu menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati para wisatawan terutama muda-mudi. Hamparan air yang dulu terlihat luas, kini menjadi hamparan rumput hijau. Situ Ciburuy pun beralih fungsi menjadi wahana bermain anak-anak untuk bermain bola.

Kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir mempengaruhi debit air yang semakin menyusut. Dari pantauan INILAH, Rabu (20/11/2019), kondisi Situ Ciburuy cukup memperihatinkan.

Kondisi tersebut tak hanya berdampak pada pariwisata, namun perekonomian warga sekitar yang sejak lama menggantungkan diri dari berjualan di sekitar objek wisata Situ Ciburuy.

Situ Ciburuy memiliki luas sekitar 8 hektare dan hampir setengahnya sudah mulai mengering, hanya beberapa titik yang terlihat masih ada airnya. Itu pun sudah dangkal.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku merasa prihatin dengan kondisi Situ Ciburuy sekarang. Padahal Situ Ciburuy ada lagunya. Tapi sekarang kondisinya sudah surut, bahkan dipakai main bola oleh anak anak, rumput tumbuh, dan tempat naik perahu sudah di bawah.

"Ini jadi keprihatinan bagi kami. Harapan kami masyarakat pun ikut prihatin. Kita lihat, pohon-pohon di sekitar Situ Ciburuy dulu bagus, sekarang kelihatan sudah corencang (jarang),” ujar Uu usai meresmikan Desa Cageur sekaligus memantau langsung kondisi Situ Ciburuy Jalan Raya Ciburuy, Padalarang, Rabu (20/11/2019).

Uu mengatakan, pihaknya ingin masyarakat sekita menanam kembali pepohonan atas kesadaran masing-masing. Kalau menunggu pemerintah, namun tidak ada keinginan baiknya tidak akan pernah selesai.

"Nah kalau ada pohon, pasti ada cadangan air dan kalau airnya bagus, manfaatnya kan untuk masyarakat sekitar juga," kata Uu.

Halaman:

Editor: DeryFG

Terkini

X