• Kamis, 7 Juli 2022

Situ Ciburuy Nasibmu Kini

- Minggu, 24 November 2019 | 15:05 WIB
Situ Ciburuy nasibmu kini. (agus sn)
Situ Ciburuy nasibmu kini. (agus sn)

INILAH, Ngamprah - "Situ Ciburuy, laukna hese dipancing, Nyeredet hate, Ningali ngeplak caina" itulah sepenggal lirik lagu sunda “Bubuy Bulan” yang pernah tersohor tentang Situ Ciburuy.

Situ Ciburuy yang dahulu kala menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati para wisatawan terutama muda-mudi. Hamparan air yang dulu terlihat luas, kini menjadi hamparan rumput hijau. Tak jarang, Situ Ciburuy kini beralih fungsi menjadi wahana anak-anak sekitar untuk bermain bola.

Kemarau panjang yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir mempengaruhi debit air yang kian menyusut. Dari pantauan yang dilakukan INILAH, Rabu (20/11/2019) kondisi Situ Ciburuy cukup memprihatinkan.

Kondisi tersebut tak hanya berdampak pada pariwisatanya, namun pada perekonomian warga sekitar yang sejak lama menggantungkan diri dari berjualan di sekitar objek wisata Situ Ciburuy.

Situ Ciburuy sendiri memiliki luas sekitar 8 hektare dan saat ini hampir setengahnya sudah mulai mengering, hanya beberapa titik saja yang terlihat masih ada airnya, itupun sudah dangkal.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi Situ Ciburuy saat ini. Padahal dulu, Situ Ciburuy begitu elok dan indah seperti gambaran yang ada dalam lagunya itu.

Tapi lihat sekarang sudah dipakai main bola oleh anak anak, rumput sudah tumbuh, air tinggal sedikit dan tempat naik perahu dulu di atas sekarang sudah di bawah.

"Ini jadi keprihatinan  bagi kami, harapan kami masyarakat pun ikut prihatin. Kita lihat, pohon-pohon di sekitar Situ Ciburuy ini dulu bagus sekarang kelihatan sudah corencang (jarang)," ujar Uu usai meresmikan Desa Cageur sekaligus memantau langsung kondisi Situ Ciburuy, Jalan Raya Ciburuy, Padalarang, Rabu (20/11/2019).

Uu mengatakan, pihaknya ingin masyarakat sekitar menanam kembali pepohonan atas kesadaran masing-masing. Karena kalau menunggu pemerintah dan pemerintahnya tidak mendorong masalahnya tidak akan pernah selesai.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

  Dihantam PMK, Penjualan Hewan Qurban Menurun

Kamis, 7 Juli 2022 | 11:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 7 Juli 2022

Kamis, 7 Juli 2022 | 08:05 WIB

12 Anggota GMBI Dituntut Satu Tahun Bui

Rabu, 6 Juli 2022 | 18:15 WIB
X