• Kamis, 21 Oktober 2021

Farhan: Di Tamansari Manusia Digusur dari Ruang Hidup

- Kamis, 19 Desember 2019 | 15:35 WIB
Anggota Komisi 1 DPR - RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhamad Farhan /istimewa
Anggota Komisi 1 DPR - RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhamad Farhan /istimewa

INILAH, Bandung-Anggota Komisi 1 DPR - RI dari Fraksi Partai NasDem, Muhamad Farhan bicara soal kericuhan eksekusi rumah deret di Tamansari Kota Bandung Jawa Barat pada Kamis (12/12/2019). 

Menurutnya, eksekusi lahan terhadap 33 kepala keluarga di RW 11, Kelurahan Tamansari itu dinilai sebagai bukti bahwa potensi konflik lahan antara masyarakat dengan Pemerintah beresiko dan berulang.

“Bandung memang makin padat dan dengan sendirinya ruang - ruang hidup makin menyempit. Sehingga konflik lahan makin berisiko terjadi dan berulang. di Tamansari manusia digusur dari ruang hidup,” ujar Farhan disela kunjungan kerja di Kota Bandung Jawa Barat, Kamis 19 Desember 2019.

Dampak eksekusi lahan tersebut, baik aparat kepolisian maupun Satpol PP serta sipil luka - lula akibat bentrok. “Saya prihatin atas kejadian di Tamansari, yang seharusnya bisa dihindari walaupun tidak mudah, karena ruang hidup di kota Bandung semakin menyempit,” terangnya.

Ke depan, lanjut Farhan, para pemangku kebijakan di Kota Bandung untuk total mengedepankan pola humanis dalam eksekusi pembangunan yang melibatkan warga terdampak. “Untuk itu dibutuhkan pimpinan wilayah di kota Bandung yang bijak, yang tidak hanya mengerti hukum tetapi juga mengerti perilaku masyarakat yang dipengaruhi hukum,” katanya.

Perlu diakui, kericuhan eksekusi rumah deret masih mencitrakan pola pemangku kebijakan masih belum memberi kepastian kepada masyarakat. “Jadi sekedar sah-nya tindakan aparat secara hukum di Tamansari tidak serta merta membuatnya bijak dan mengayomi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, eksekusi bangunan rumah warga RW 11 Tamansari, Kota Bandung, Kamis 12 Desember 2019, berlangsung ricuh. Eksekusi yang dilakukan Satpol PP Kota Bandung itu mendapat perlawanan dari puluhan warga. Penggusuran tersebut sebagai langkah Pemerintah Kota Bandung untuk membangun rumah deret di kawasan Tamansari. Namun, penghuni rumah menolak pembongkaran.

Editor: JakaPermana

Terkini

Apresiasi untuk Mereka yang Bersedia Divaksin

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:31 WIB
X