• Minggu, 24 Oktober 2021

SBM ITB Ajak Anak-Anak Perkotaan Belajar Menanam Sayuran

- Minggu, 7 Februari 2021 | 15:30 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung - Setelah menyelenggarakan workshop pekan lalu, Dosen Sekolah Bisnis (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Teras Hijau Project memberikan praktik menjaga lingkungan kepada siswa SD Taruna Bakti Bandung. 

Sebanyak 20 siswa kelas III hingga V SD Taruna Bakti ikut serta dalam kegiatan itu. Kepala SD Taruna Bakti Irma Meirani, Wakil Kepala Sekolah SD Taruna Bakti serta jajaran Guru SD Taruna Bakti juga ikut serta. Program Pengabdian Masyarakat Teras Hijau Project melibatkan dosen, alumni, mahasiswa S1 dan S2 SBM ITB.

Perwakilan tim Teras Hijau Project sekaligus dosen SBM ITB Nurlaela mengatakan para siswa dibimbing menanam sayuran dalam kegiatan Kids Green Games. Bibit sayur sawi dan bayam dikirimkan kepada anak-anak. Kemudian anak-anak diminta merawat hingga mendokumentasikan kegiatan itu dalam bentuk video.

"Kami ingin anak-anak memberikan dampak kepada lingkungan dengan menanam sayuran," kata Nurlaela, Minggu (7/2/2021).

Dia mengatakan kegiatan praktik tersebut dikemas dengan pengetahuan lingkungan dan biologi. Acara semakin seru karena diisi dengan aneka permainan lingkungan yang dipandu oleh duta cerita Jawa Barat dan Alumni SBM ITB.

Pada pertemuan kedua itu, tim Teras Hijau Project menjelaskan tentang detail tentang pertumbuhan sayur, mulai dari tunas hingga sayur dapat dipanen pada usia 7 hingga 14 hari setelah disemai.

Sementara itu, Founder dari Teras Hijau Project dan Koordinator PRME SBM ITB Melia Famiola menambahkan kegiatan Kids Green Games akan dilakukan secara bertahap pada waktu kedepan. Pada level 1, anak-anak dilatih untuk menyenangi berkebun seperti belajar menanam sayur dan membuat pupuk kompos.

Tahap selanjutnya, siswa akan diberikan kemampuan mengolah hasil kebun. Kemuduan, hasil kebun itu dimasak atau diracik. Selanjutnya, anak-anak bakal diajarkan menjual hasil olahannya dan uang dari hasil penjualan untuk keperluan sosial.

"Dari 20 video yang dikirimkan oleh anak- anak, mereka menunjukan sikap menikmati menanam sayuran. Ada perubahan sikap seperti, mereka lebih bertanggung jawab untuk menyiram sayuran sehari dua kali,
serta aksi lingkungan lainnya yang melibatkan keluarga," ujar Melia.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

Teras Cihampelas Akan Diaktifkan Kembali

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Kota Bandung Pastikan Beri Bonus Bagi Atlet PON Papua

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Bupati kukuhkan Forum Bogor Sehat periode 2021-2026

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:45 WIB
X