• Jumat, 21 Januari 2022

Pemkot Bandung Sukses Cetak Hattrick Opini WTP dari BPK, Ini Kata Oded M. Danial

- Minggu, 23 Mei 2021 | 22:28 WIB

INILAH, Bandung,- Pemkot Bandung di bawah duet kepemimpinan Oded M. Danial- Yana Mulyana kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Torehan ini merupakan prestasi tiga kali secara beruntun yang diraih Pemkot Bandung. Hasil penilaian ini disampaikan langsung Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Agus Khotib kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial serta Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan.

"Alhamdulillah hari ini Pemkot Bandung mendapat opini wajar tanpa pengecualian di dalam LHP. Saya kira ini menjadi spirit bagi kita, karena Pemkot Bandung sudah tiga kali mendapat WTP," ucap wali kota di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat, Jalan Moh. Toha, Bandung, Jumat (21/5) lalu.

Oded mengatakan, raihan WTP ketiga kalinya ini menjadi pemicu agar bisa kembali mempertahankannya di tahun-tahun berikutnya. Tentunya, sekaligus mendongkrak motivasi untuk terus menyempurnakan kualitas pelaporannya agar semakin baik.

"Mudah mudahan kita bisa terus mempertahankan. Tentu saja yang penting adalah penyempurnaan sistem tata kalola keuangan di Kota Bandung," tuturnya.

Ia mengungkapkan, kunci sukses Pemkot Bandung menorehkan opini WTP dari BPK ini secara garis besar berpegang pada soliditas semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pengoordinasian di tiap perangkat dilakukan secara intensif untuk sama-sama menghadirkan laporan keuangan yang akuntabel.

“Alhamdulillah, yang jelas kami di Kota Bandung terus membimbing dan mengawal para kepala OPD di dalam tata kelola keuangan. Ketika memiliki semangat dan tujuan, kita menghadirkan kredibilitas dalam pelaksaan penganggaran di Pemkot Bandung,” ujarnya.

Termasuk ketika di tahun 2020 lalu harus ada sejumlah perubahan anggaran berkenaan dengan penanganan pandemi Covid-19. Menurutnya, hal itu tak lantas membuat bingung karena ia telah mewanti-wanti agar kecepatan penanganan tetap mengikuti regulasi penganggaran.

“Prinsipnya ketika ada refocusing sebagai amanah yang diberikan amanah pemerintah pusat. Tetapi kita tetap mengikuti aturan-aturan yang ada,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Terkini

Arteria Dahlan Dilaporkan, Begini Langkah Awal Polisi

Jumat, 21 Januari 2022 | 09:53 WIB

Kemis Nyunda, Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

Kamis, 20 Januari 2022 | 23:25 WIB

Yana Mulyana Minta Warga Waspada Omicron

Kamis, 20 Januari 2022 | 13:30 WIB
X