• Jumat, 17 September 2021

Dukung Vaksinasi Massal Anak, Kampus Dorong Realisasi Pembelajaran Tatap Muka 

- Minggu, 25 Juli 2021 | 13:46 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung-Banyak orang tua yang menghendaki pembelajaran tatap muka segera dimulai. Namun, pandemi COVID-19 yang belum mereda dikhawatirkan menyebabkan pembelajaran tatap muka menimbulkan risiko besar.

Rektor Institut Teknologi Nasional (Itenas), Prof Meilinda Nurbanasari mengatakan, salah satu solusi untuk mempercepat pembelajaran tatap muka, yakni mempercepat vaksinasi COVID-19 pada anak-anak, khususnya anak berusia 12 tahun ke atas.

Lewat vaksinasi, kata dia, risiko penularan COVID-19, khususnya di lingkungan pendidikan dapat ditekan, sehingga para orang tua pun tak perlu khawatir lagi terhadap kondisi kesehatan anak-anak buah saat pembelajaran tatap muka benar-benar dibuka. 

"Kita berharap, melalui percepatan vaksinasi anak, pembelajaran tatap muka bisa segera terealisasi," ungkap Meilinda di sela kegiatan vaksinasi massal di Kampus Itenas, Jalan PHH Mustopa, Kota Bandung, Sabtu (24/7/2021). 

Oleh karenanya, lanjut Meilinda, sebagai institusi pendidikan, Itenas mendukung penuh pelaksanaan vaksinasi
COVID-19, khususnya vaksinasi bagi anak usia 12 tahun yang notabene pelajar.

Bahkan, kata Meilinda, dalam kegiatan vaksinasi massal bertajuk "30.000 Vaksinasi COVID-19 Itenas Bersama Kodam III/Siliwangi" itu, pihaknya memprioritaskan anak-anak usia 12 tahun ke atas untuk menerima suntikan vaksin COVID-19. 

"Kami menyasar anak-anak usia 12 tahun ke atas sebagai penerima vaksin dari total kuota 30.000 penerima vaksin yang telah kami siapkan," katanya. 

Pihaknya pun bersyukur karena antusias peserta vaksinasi yang mayoritas anak-anak berusia 12-17 tahun ke atas itu sangat besar. Bahkan, mereka harus antre dalam setiap sesi vaksinasi massal yang digelar hingga hingga 31 Juli 2021 mendatang itu.

Menurut Meilinda, kurang dari 24 jam sejak pertama kali pendaftaran dibuka, sebanyak 12.080 pelajar sudah terdata sebagai penerima vaksinasi. Kemudian, lansia sebanyak 1.704 orang, dan sisanya merupakan masyarakat berusia produktif. 

Halaman:

Editor: JakaPermana

Tags

Terkini

Sip! 2007 Sekolah di Bandung Sudah Gelar PTM Terbatas

Kamis, 16 September 2021 | 16:06 WIB
X