• Selasa, 28 September 2021

Mahasiswa Unpad Hasilkan Inovasi Permen untuk Turunkan Kecanduan Rokok

- Rabu, 28 Juli 2021 | 14:10 WIB

INILAH, Bandung - Sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berupaya untuk ikut menurunkan angka kecanduan rokok di Indonesia. Upaya yang dilakukan bukan dalam bentuk kampanye, tetapi menghasilkan inovasi permen/lozenges yang mampu menurunkan kecanduan merokok bagi pemakannya.

Mahasiswa tersebut yaitu Rifky Adhia Pratama (Kimia), Tiara Zahra Shafira (Akuntansi), Endang Juliansyah (Kimia), Iis Kurniasih (Kimia), dan Kevin Reza Reynantha (Administrasi Bisnis) serta dosen pembimbing Rani Maharani. Tim berhasil membuat permen yang memiliki kandungan cytisine, atau senyawa bahan alam yang bisa menurunkan kecanduan nikotin pada perokok.

Rifky menjelaskan, inovasi ini didasarkan atas hasil penelusuran tim yang menemukan bahwa angka prevalensi merokok Indonesia menempati peringkat ketujuh di dunia dengan persentase tingkat merokoknya sebesar 39,90 persen.

“Tentu prevalensi merokok yang tinggi menimbulkan efek negatif bagi Indonesia. Beberapa tahun terakhir, kasus kematian akibat rokok sangat tinggi di Indonesia,” kata Rifky, Rabu (28/7/2021).

Tim pun berupaya menemukan solusi guna menurunkan angka kematian akibat merokok di Indonesia. Salah satunya dengan mencari senyawa alami yang mampu menurunkan kecanduan nikotin di otak. Dari hasil penelusuran, ditemukan senyawa alami cytisine yang memiliki kemampuan bioaktivitas untuk mencegah terikatnya nikotin ke reseptor yang ada di otak.

Rifky menjelaskan, nikotin merupakan zat aditif yang mampu mengikatkan diri ke reseptor di otak. Dampak dari terikatnya nikotin di reseptor adalah menimbulkan efek candu.

Berdasarkan hasil kajian yang sudah ada, cytisine memiliki kemampuan untuk mengikat ke reseptor di otak tujuh kali lebih kuat ketimbang nikotin. Dengan demikian, semakin banyak cytisine diikat di otak dibandingkan nikotin, maka akan mampu menurunkan efek kecanduan rokok pada perokok.

Senyawa cytisine sendiri sudah populer di benua Eropa sebagai terapi untuk menurunkan kecanduan rokok. Bahkan senyawa ini sudah dilakukan sintesis organiknya dan sudah banyak dijualbelikan dalam bentuk tablet. Sayangnya, hal ini masih belum populer di Indonesia.

Lebih lanjut Rifky menjelaskan, tim kemudian mencari kandungan alam yang mengandung senyawa cytisine. Dibantu dengan dosen pembimbing, tim menemukan hasil penelitian bahwa ekstrak cytisine dapat diperoleh dari genus tanaman Laburnum atau golden chain tree dalam jumlah yang cukup banyak.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Foto: Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kota Bandung 2021

Senin, 27 September 2021 | 16:47 WIB

Seleksi PPPK dan CASN Kota Bandung Dimulai Hari Ini

Senin, 27 September 2021 | 15:33 WIB

Keren, Ikon Kota Bandung Jadi Motif Batik di HJKB ke-211

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Pemkot Bandung Minta Apotek Sediakan Ruang Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 09:32 WIB
X