• Jumat, 17 September 2021

Semester I 2021, PAD Kota Bandung Meningkat

- Kamis, 29 Juli 2021 | 17:40 WIB
istimewa
istimewa

INILAH, Bandung - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen mengatakan, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung pada semester I 2021 ini terhitung lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, pada awal 2020 masih terbilang normal karena belum terdampak pandemi Covid-19 sehingga raihan pajak cukup besar. Namun mulai Maret atau awal pandemi dan munculnya pembatasan, dampaknya sangat terasa.

"Pada semester I 2020, realiasi PAD mencapai Rp597 miliar. Sedangkan, pada semester I 2021 meningkat menjadi Rp631 miliar," kata Iskandar, Kamis (29/7/2021).

Dia berharap, penanganan pandemi Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi ini bisa dilakukan dengan cepat. Untuk itu, dia mengimbau warga Kota Bandung taat protokol kesehatan. Termasuk meminta kesadaran para wajib pajak untuk membayar kewajibannya.

"Karena pajak ini bukan hanya berkaitan dengan pemerintah kota saja karena juga membiayai terkait kepentingan masyarakat yang memang harus dipenuhi. Apalagi terkait dengan sekarang biaya untuk penanganan Covid-19 yang besar," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Bapenda Kota Bandung Lindu Prarespati menyampaikan sejak pandemi Covid-19 dan pembatasan membuat roda perekonomian tersendat.

"Pada saat Januari-Maret 2020 itu belum terpengaruh atau normal, ketika Maret 2020 dampaknya terasa. Penerimaan dari pajak daerah mulai mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 9 mata pajak yang ditangani Bapenda Kota Bandung," kata Lindu. 

Menurutnya, pembatasan sektor perkantoran dan usaha juga berdampak pada pengurangan konsumsi air dan listrik. Sehingga yang mempunyai kewajiban pajak terkait hal tersebut juga mempengaruhi pajak penerangan jalan dan air tanah.

Sedangkan, untuk pajak bumi dan bangunan (PBB) penurunannnya tidak signifikan. Perbandingannya pada akhir 2019 pendapatan PBB sekitar Rp558 miliar sedangkan pada akhir 2020 mencapai Rp505 miliar.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Terkini

X