• Sabtu, 16 Oktober 2021

Unikom Gelar Diskusi Interaktif Terkait "Mengatasi Jenuh Akademik di Masa Pandemik” Secara Daring

- Senin, 2 Agustus 2021 | 15:00 WIB
Foto: Okky Adiana
Foto: Okky Adiana

INILAH, Bandung - Sejak penyebaran virus Covid-19, sistem pembelajaran berubah menjadi daring. Hal ini dilakukan untuk mencegah kenaikan kasus positif Covid-19. Namun, karena perubahan sistem, hal ini menimbulkan masalah baru, yaitu menjadi kurang fokus dan jenuh selama pembelajaran daring.

Melihat hal tersebut, Universitas Komputer Indonesia (Unikom) menggelar diskusi interaktif bertajuk “Mengatasi Jenuh Akademik di Masa Pandemik” secara daring. Pihak Unikom mengundang narasumber utama, yakni Fitri Andriyani. Selain itu, peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 122 orang, baik dosen dan mahasiswa.

Fitri mengatakan, belajar secara online bukan hanya memindahkan nama di layar zoom saja, namun harus memindahkan diri sendiri. Ada 3 komponen yang harus diperhatikan, seperti Mind (pikiran), Body (tubuh) dan Soul (jiwa).

"3 komponen itu harus diperhatikan. Respon terhadap pengalaman yang dianggap mengancam atau membahayakan kesejahteraan fisik atau psikologi, ternyata stress bisa mengarahkan pada dua kondisi, yakini Eustress, yaitu membuat fokus motivasi, Distress yang berdampak negative, artinya kurang mampu mengelola stress dengan baik," ujar Fitri, Senin (2/8/2021).

Selain itu, Fitri menuturkan, jika terjadi Burnout (terbakar habis) dan hal tersebut dibiarkan maka akan berdampak kepada kesehatan serta tubuh menurun, selain itu penurunan prestasi akademik, hubungan intra personal terganggu, dan risiko mengalami gangguan mental.

"Saya memberikan bagaimana cara mengatasi hal tersebut, pertama menciptakan suasana baru, membuat jadwal harian, mengungkapkan emisi dan pikiran, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri sendiri, dan terhubung dan memiliki dukungan sosial," ucapnya.

Diharapkan dari kegiatan tersebut mampu memberikan gambaran terkait dengan kesehatan mental, yang bukan mahasiswa saja yang mengalami, tetapi dosen pun bisa ikut mengalami kejenuhan (Burnout) kelelahan fisik, emosional, atau mental yang disertai dengan penurunan motivasi, penurunan kinerja, dan sikap negatif terhadap diri sendiri dan orang lain.

Ketua Pelaksana Diskusi, Mia Rahmawati Yuwita menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Prodi Sastra Inggris Unikom untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi kejenuhan terhadap belajar daring selama lebih dari satu tahun ini.

"Titik seperti yang kita ketahui dan rasakan, bahwa belajar online ini seolah-olah seperti memberikan beban baru untuk mahasiswa, beban tugas yang bertambah selama berjam-jam, dan itu sangat memungkinkan untuk menimbulkan keluhan secara fisik mental dan emosional," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

UIN SGD Bandung Jalin Kerja Sama dengan BTN

Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Resmi, DLHK Tangani Sampah di Kota Bandung

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Foto: Inovasi Berkebun di Areal Perumahan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:33 WIB
X