• Senin, 27 September 2021

Ketika Kadisdik Jabar Dedi Supandi Jadi Tokoh Wayang Golek

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:10 WIB
foto: istimewa
foto: istimewa

INILAH, Bandung - Wayang golek biasanya identik dengan tokoh punakawan, seperti Cepot, Dewala atau Gareng. Namun ada yang berbeda pada wayang golek yang dihadirkan oleh sejumlah organisasi pemerhati pendidikan Jawa Barat di Kantor Dinas Pendidikan Jabar, Kota Bandung, Kamis (5/8/2021). 

Pada kesempatan tersebut, salah satu dari mereka membawa wayang golek yang memiliki paras mirip dengan Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi

Adalah Ketua Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat Asep B Kurnia yang membawa cenderamata wayang golek berwajah Dedi Supandi tersebut. Kahadiran Asep dengan belasan organisasi pemerhati pendidikan lainnya di Kantor Disdik Jabar yaitu hendak melakukan audiensi terkait Pelaksanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021.

Menurut Asep, Wayang golek merupakan seni tradisional ataupun kebudayaan yang hadir di Jabar. 

"Saya aplikasikan bahwa orang Sunda itu tidak lepas dari silaturahmi, silih nyaah, silih asah, silih asih jeung silih asuh. Artinya mudah-mudahan dengan pengingat wajah itu pak Kadisdik Jabar atau pejabat-pejabat yang lain tidak lepas unsur silaturahminya silih asah, silih asuh, silih asih," ujar Asep. 

Mengenai PPDB 2021, dia menilai selalu memiliki catatan pada setiap tahunnya. Khusus di Jawa Barat, PPDB 2021 ini dinilai sudah jauh kian lancar dan baik.

"Jadi audiensi ini sebagai bentuk dan aspirasi untuk teman-teman. Tapi intinya kami bersepakat, bahwa audiensi saat ini Dinas Pendidikan Jawa Barat berjalan aman dan tentram. Alhamdulillah, ini merupakan suatu peningkatan dari tahun-tahun sebelumnnya,, khususnya kepada Kadisdik Provinsi Jabar," katanya. 

Menurut dia, yang menjadi evaluasi terkait PPDB 2021 di Jabar adalah, pihaknya tidak bisa menutup mata bahwa di sekolah yang berada di kabupaten-kabupaten kota ini masih banyak zona blank spot (tempat kosong) atau kondisi di mana suatu tempat tidak tersentuh atau tidak terlingkupi oleh sinyal komunikasi. Dimana disitu harus dibangun sekolah-sekolah SMK yang baru. 

"Ya, minimal perwilayah kabupaten atau kota 10 sekolah baru harus dibangun, mudah-mudahan terkejar tahun depan," katanya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Terkini

Foto: Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kota Bandung 2021

Senin, 27 September 2021 | 16:47 WIB

Seleksi PPPK dan CASN Kota Bandung Dimulai Hari Ini

Senin, 27 September 2021 | 15:33 WIB

Keren, Ikon Kota Bandung Jadi Motif Batik di HJKB ke-211

Senin, 27 September 2021 | 14:57 WIB

Pemkot Bandung Minta Apotek Sediakan Ruang Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 09:32 WIB
X