• Senin, 24 Januari 2022

Belajar Memaknai Berkah di Balik Pandemi Covid-19

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 20:45 WIB

"SELALU Ada berkah di balik musibah, begitupun dengan pandemi Covid yang tengah menjerat."

Kalimat tersebut menjadi pembuka KH. Saiful Islam Mubarak saat menjadi pemandu kegiatan rutin Tadarus Alquran, ASN Kota Bandung, Jumat (20/8).

Menurut Saiful, dari sederet dampak negatif yang diakibatkan Covid-19, yakinlah akan selalu ada dampak positif. Bahkan lanjut Saiful, yakinlah pandemi Covid-19 memiliki manfaat. Salah satunya tentu adanya kegiatan Tadarus Alquran sebagai bagian dari ikhtiar ASN Kota Bandung mengetuk pintu langit, memohon segera diangkatnya Covid-19 dari Indonesia bahkan dunia.

Setidaknya, terselenggaranya kegiatan Tadarus Quran ASN juga dapat dimaknai sebagai sebab akibat adanya pandemi Covid-19. "Jika kita belum mengetahui secara gamblang apa manfaat dari pandemi Covid-19 ini. Satu hal jelas kita harus beriman pada Allah SWT. Tidak ada ciptaan Allah yang sia-sia. Paling tidak, ketika belum tahu manfaatnya, kita sadar bahwa kita sebagai makhluk yang bodoh dan kita serahkan segala-galanya kepada Allah SWT. Namun apabila kita tafakur, sebetulnya dengan adanya pandemi ini, di samping memang ada hal-hal yang dirasa oleh kita, merasa kekurangan dari segi kesehatan, ketenangan, ketentraman," kata Saiful.

Dia menyebut, karena ada pandemi maka aktivitas kemaksiatan pun menjadi berkurang. "Dengan pandemi, orang durhaka tidak bebas. Bahkan tempat maksiat juga dikosongkan," ucapnya.

Saiful mengungkapkan, padahal sebelum pandemi, para ulama dan  mubalig selalu mengimbau dan mengingatkan agar kemaksiatan dihentikan. Namun ternyata masih kurang berpengaruh.

"Tapi ternyata dengan makhluk yang sangat kecil tak terlihat bisa berhenti. Kita sebagai orang yang beriman tentunya jadikan semua itu sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bandung Eric M Attauriq mengatakan, guna mewujudkan visi Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis memiliki misi.  Misi tersebut yakni dengan membangun masyarakat yang humanis, agamis, berkualitas, dan berdaya saing.

Salah satu indikator keberhasilan visi Kota Bandung agamis adalah seluruh warga kota Bandung mengamalkan ajaran agamanya ke dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak.

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Terkini

X