• Sabtu, 27 November 2021

Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bansos Aa Umbara Tersedu-sedu di Ruang Sidang

- Rabu, 1 September 2021 | 18:56 WIB
Sidang kasus korupsi Aa Umbara  (INILAH/Ahmad Sayuti)
Sidang kasus korupsi Aa Umbara (INILAH/Ahmad Sayuti)

INILAH, Bandung- Dian Suhartini tersedu-sedu hampir hampir menangis. Dia mengaku dipaksa menjadi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) oleh Kadinsos Bandung Barat Heri Pratomo.

Dian berusaha tegar saat ditanya JPU KPK soal pengadaan barang dan jasa Bansos Covid-19, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Rabu (1/9/2021).

"Sebetulnya saya menolak menjadi PPK. Pak Kadis memohon dan memberitahukan ke saya itu tugas Dinsos dan harus melaksanakan. Terus dia bilang tugas membantu warga miskin, minimal tidak bisa memberikan uang kita bantu dengan tenaga," katanya sambil terisak.

Dian pun sempat terdiam. Dia pun kemudian akhirnya menyanggupi permintaan Kadinsos KBB Heri Pratomo. Namun dengan catatan semua tanggungjawab Heri yang emban, dan ada surat keputusannya (SK).

"Saya akhirnya meminta berita tertulis karena saya tidak siap," ujarnya.

Baca Juga: Ibu Pejabat Beri Rp35 Juta ke Aa Umbara, Katanya Honor Narasumber, Kok Nggak Ada Tanda Terima?

JPU KPK Budi Nugraha kemudian menenangkan saksi Dian. Dia meminta saksi agar tenang dan bicara dengan sejujurnya seperti yang diungkapkan dalam berkas acara pemeriksaan (BAP) di penyidik KPK.

"Saudari saksi tenang ya, saya ingin apa yang saksi ungkapkan di BAP secara jelas bisa kembali diterangkan di sini," katanya.

Jaksa pun kemudian menanyakan soal paket-paket pengerjaan yang dia laksanakan.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lakukan Cara Ini Jika Mobil Kamu Bebas dari Embun

Sabtu, 27 November 2021 | 13:56 WIB

Satpol PP Kota Bandung Siap Kawal PPKM Level 3

Sabtu, 27 November 2021 | 11:43 WIB

Kepemimpinan Oded Yana, Hadirkan 240 Taman Level RW

Kamis, 25 November 2021 | 21:30 WIB

Pemkab Bandung Usulkan Akses Tol Cigatas di Tegalluar

Kamis, 25 November 2021 | 21:15 WIB
X