• Kamis, 9 Desember 2021

Busyet...Penyalur Bansos KBB Ditentukan Lewat Secarik Potongan Kertas

- Rabu, 1 September 2021 | 19:08 WIB
Sidang kasus korupsi Aa Umbara  (INILAH/Ahmad Sayuti)
Sidang kasus korupsi Aa Umbara (INILAH/Ahmad Sayuti)

INILAH, Bandung – Dian Suhartini, Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Dinas Sosial Kabupaten Bandung, buka-bukaan di ruang sidang. Dia berkisah tentang sobekan kertas dan stabilo.

Dian Suhartini adalah salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Aa Umbara Sutisna di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (1/9). Aa Umbara didakwa bermain dalam penyaluran bansos di tengah pandemic Covid-19.

Dalam kesaksiannya, Dian Suhartini menyebutkan dirinya hanya menerima secarik sobekan kertas dari Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Heri Pratomo. Di sana, menurutnya, sudah ditentukan siapa pelaksana dan jumlah paket barang yang dikerjakan.

“Sobekan kertasnya masih ada? Semua 10 kegiatan seperti itu,” tanya Budi.

“Sobekannya sudah dibuang. Dalam sobekan itu sudah ditentukan pakai stabile, siapa pelaksana dan berapa jumlahnya,” kata Dian.

Baca Juga: Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bansos Aa Umbara Tersedu-sedu di Ruang Sidang

“Apakah kadis juga dapat perintah,” tanya jaksa.

“Pernah disampaikan katanya pak bupati,” ujarnya.

Dian Suhartini tersedu-sedu hampir hampir menangis. Dia mengaku dipaksa menjadi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) oleh Kadinsos Bandung Barat Heri Pratomo.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X