• Selasa, 25 Januari 2022

Layanan PPOB DS Diluncurkan Dadang Supriatna dari BPR Kerta Raharja

- Senin, 6 September 2021 | 15:46 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan layanan PPOB DS. Layanan itu merupakan sistem aplikasi untuk pembayaran segala jenis tagihan. (dani r nugraha)
Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan layanan PPOB DS. Layanan itu merupakan sistem aplikasi untuk pembayaran segala jenis tagihan. (dani r nugraha)

INILAHKORAN, Bandung - Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan layanan payment point online banking (PPOB) digital saku (DS). PPOB DS merupakan sistem aplikasi hasil kerja sama antara PT BPR Kerta Raharja, Alco Tech Indonesia, dan CV Tunas Mandiri.

Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk melakukan berbagai macam transaksi keuangan. Antara lain pembayaran tagihan listrik, PDAM, iuran PPOB DS Kesehatan, layanan TV berlangganan, hingga transfer ke seluruh bank yang ada di Indonesia.

Peluncuran yang dilakukan di Gedung Mohomad Toha Soreang, Senin (6/9/2021) tersebut diikuti pemerintahan desa, kelurahan, kecamatan, serta para mitra yang sudah bekerja sama secara virtual.

Baca Juga: Di Bawah Pengaruh Alkohol, Dua Pria Ini Habisi Sahabatnya Sendiri di Rancaekek

Dadang mengapresiasi kehadiran aplikasi keuangan tersebut. Menurutnya, PPOB DS dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, agar dapat bertransaksi secara praktis.

“Aplikasi ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa. Di tengah pandemi ini, kita harus membatasi kegiatan di tempat umum. Dengan adanya PPOB DS, kita bisa bertransaksi dari rumah secara mudah dan tentunya sangat aman,” ujar Dadang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Marlan.

PPOB DS, menurut Dadang harus disosialisasikan kepada seluruh warga hingga ke tingkat RW. Sistem itu dinilainya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya agen kios pembayaran, akan menambah penghasilan masyarakat. Yang artinya, biasanya dia pergi sendiri ke bank untuk bertransaksi, sekarang tidak perlu jauh-jauh karena sudah ada agen yang tersebar hingga ke tingkat RW,” katanya.

Baca Juga: Hari Pertama PTM Terbatas di Kab Bandung, Siswa: Semoga Corona-nya Cepat Pergi!

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X