• Jumat, 29 Oktober 2021

Walikota Bandung Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Arcamanik, Semringah Dengar Laporan Camat

- Jumat, 10 September 2021 | 13:17 WIB
 Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Arcamanik, Jalan Cisaranten Kulon, Kota Bandung pada Jumat 10 September 2021. (Yogo Triastopo)
Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Arcamanik, Jalan Cisaranten Kulon, Kota Bandung pada Jumat 10 September 2021. (Yogo Triastopo)
INILAHKORAN, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Arcamanik, Jalan Cisaranten Kulon, Kota Bandung pada Jumat 10 September 2021.
 
Orang nomor satu di Kota Bandung itu menyebut, total warga tervaksin di Kecamatan Arcamanik telah menyentuh angka 70 persen. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang mengembirakan bagi pemerintah.
 
"Alhamdulillah, laporan dari Pak Camat dan tim dokter. Kecamatan Arcamanik sudah mencapai 70 persen, bahkan lebih untuk kegiatan vaksinasi. Ini mengemberikan, karena progres vaksinasi terus berjalan," kata Oded. 
 
Menurut dia, pencapaian Kota Bandung dalam vaksinasi Covid-19 tak lepas dari peran semua pihak. Maka dia menilai wajar, apabila Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investigasi Luhut Binsar Pandjaitan memberi pujian. 
 
"Saya juga ingin menyampaikan bahwa progres vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung sudah mencapai 70.7 persen per tanggal 10 September. Ini sudah melampaui, karena sebelumnya kita menargetkan 70 persen itu di 30 September," ucapnya. 
 
Camat Arcamanik Firman Nugraha menyebut, kegiatan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya adalah kali ke sepuluh yang dilaksanakan pihaknya. Jumlah total warga tervaksin telah menyentuh angka 70 persen. 
 
"Untuk kegiatan vaksinasi kali ini, kita sudah mulai per Senin 6 September sampai Jumat 10 September hari ini. Kita sudah melampaui 70 persen dari total warga Arcamanik sebanyak 49.700, dan kegiatan vaksinasi ini akan terus berlanjut," kata Firman. 
 
Kecamatan Arcamanik pun, ditambahkan dia tak hanya melaksanakan vaksin on the spot. Akan tetapi turut melakukan sistem jemput bola untuk mempercepat proses terbentuknya kekebalan kelompok. 
 
"Kita juga menyasar kaum disabilitas dan sudah ada 61 orang yang sudah tervaksin. Lalu kita juga mengejar vaksinasi untuk usia pelajar, dan melaksanakan kegiatan testing dan tracing. Kita berharap kegiatan vaksinasi ini turut membantu pemerintah," ucapnya. (Yogo Triastopo) 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkatkan Budaya Membaca Lewat Jambore VIII

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:46 WIB

Kota Bandung Pastikan Beri Bonus Bagi Atlet PON Papua

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Resmi, DLHK Tangani Sampah di Kota Bandung

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Ini Syarat Transgender di Kota Bandung Bisa Miliki KTP

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:17 WIB
X