• Jumat, 29 Oktober 2021

Ini Alasan SLB ABCD Cringin Kota Bandung Belum Melaksanakan PTM Terbatas

- Senin, 13 September 2021 | 16:41 WIB
SLB ABCD Kota Bandung. (okky adiana)
SLB ABCD Kota Bandung. (okky adiana)

INILAHKORAN, Bandung - Meski Kota Bandung sudah masuk ke level 3 Covid-19, ternyata sebagian sekolah belum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Salah satunya SLB ABCD yang berada di Jalan Holis Gang Haji Pakih, RT 02, RW 09, Caringin, Kota Bandung.

Pembina dan Pendiri Yayasan SLB ABCD Tatang mengungkapkan, saat ini sekolah SLB ABCD Kota Bandung belum bisa melaksanakan PTM terbatas. Alasannya, Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat belum memberi izin kepada pihak sekolah.

"Karena anak disabilitas itu nggak bisa dibatas, nggak bisa begitu saja, kami usul supaya dibuka kepada Satgas, tapi sampai hari ini belum diizinkan," kata Tatang, Senin 13 September 2021.

Baca Juga: SLBN A Pajajaran Kota Bandung Laksanakan PTM Terbatas, Siswa Senang Bisa Berinteraksi dengan Guru

Semua guru di SLB ABCD Kota Bandung, kata Tatang, akan melaksanakan rapat terlebih dahulu terkait PTM terbatas, termasuk kepala sekolah. Anak-anak sudah sangat jenuh dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring, kadang pihak sekolah terutama guru mendatangi ke rumahnya sambil bermain.

"Itu kadang-kadang saja sih, bermainnya. Kebanyakan ngambil tugas ke sekolah, kemudian balik lagi, minggu depan dibawa tugasnya, rata-rata seperti itu," ucapnya.

Baca Juga: Jelang PTM, Pemkab Bandung Barat Imbau Para Pelaku Transportasi Segera Divaksin

Kendati begitu, kata Tatang, pihak sekolah sudah mempersiapkan kebutuhan dari siswanya, seperti tempat mencuci tangan, handsanitizer dan harus menjaga protokol kesehatannya. Bahkan, kata Tatang, dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak kepala sekolah terkait PTM terbatas ini.

"Belum ada ketentuan tanggal berapanya, dulu saya sudah senang sekali waktu ajaran baru, mau ada tatap muka, ternyata kalau untuk SLB tidak bisa, kalau SD tetangga sudah berlangsung, tapi untuk SLB kami belum berlangsung, belum diizinkan," ujarnya. (okky adiana)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wisudawan Termuda Ini Mimpi Jadi Pengusaha

Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:57 WIB

Jual Lahan Desa Rp 50 M, Kades di Lembang Dibui

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:46 WIB

Foto: Pembuatan Mural di Bawah Jembatan Pasupati

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:53 WIB
X