• Kamis, 21 Oktober 2021

Tiga Tahun Oded-Yana Dikejar Janji di Tengah Pandemi

- Senin, 13 September 2021 | 22:02 WIB
Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Yana Mulyana
Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dan Yana Mulyana


INILAHKORAN-Bandung- Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Oded M.Danial dan Yana Mulyana menyampaikan liku-liku tiga tahun memimpin di tengah pandemi Covid-19.

Memenuhi janji politik dan mengatasi pandemi, kedunya sama-sama prioritas yang harus tuntas di saat bersamaan.

Pandemi Covid-19 menjadi badai besar yang telah mengantam berbagai daerah tak terkecuali juga Kota Bandung. Persoalan itu tak bisa dipungkiri menjadi penghambat pembangunan.

Persoalan pandemi Covid-19 bahkan menjadi badai serius para pemimpin negeri dan kepala daerah, mulai dar gubernur hingga bupati/wali kota. Pasalnya ada janji-janji politik yang harus dituntaskan.

Kondisi itupun dirasakan pasangan Wali Kota Bandung, Oded M.Danial bersama wakilnya Yana Mulyana. Mereka menyebut pandemi Covid-19 telah menjadikan dinamika semakin kompleks.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Meningkatkan Kesehatan Jantung, Salah Satunya Punya Peliharaan

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, penanganan pandemi Covid-19 bersama segala dampak turunannya masuk dalam daftar prioritas.

Namun di sisi lain, dia juga berupaya memenuhi janji politik yang harus dituntaskan sebagai pemimpin Kota Bandung.

"Sejauh ini, berbagai upaya yang kami lakukan berbuah hasil. Angka warga yang terkonfirmasi positif cenderung melandai," ungkap Oded M. Danial

" Saat yang sama kami pun berupaya memulihkan kehidupan ekonomi, pendidikan, dan sektor-sektor kehidupan lainnya," imbuhnya.

Menurut Oded, tak bisa dipungkiri ujian berat dirasakan Kota Bandung saat menghadapi pandemi Covid-19.

Seperti kritisnya ketersediaan oksigen, Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersisian tempat tidur yang menipis, angka konfirmaasi aktif meningkat, hingga antrean pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut.

Baca Juga: DPRD Jabar Harap Pandemi Segera Berakhir, Ini Langkahnya

Namun Oded mengaku bersyukur, kerja keras penanganan di Kota Bandung tidak hanya dipikul jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Namun turut bergandengan tangan bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Rasa lelah pun terbayar sudah, karena dukungan masyarakat sangat luar biasa. Modal sosial, berupa sifat empati, peduli, rela berkorban, pandai bersyukur, keinginan berbagi, dan berintegritas, terasa semakin menguat,” ucapnya.

Lebih lanjut Oded menambahkan, Kota Bandung yang selama ini mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor jasa dan pariwisata, pandemi Covid-19 jelas telah menghancurkan segalanya.

Capaian pajak dan ajnjolknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menjadikan persoalan tersendiri.

Oded mengaku hal ini menjadi persolan serius. Namun dia selalu konsentrasikan untuk bisa mencari solusi terbaik. Refocusing anggaran dan kolaborasi bersama sejumlah perusahaan pun diambil sebagai langkah penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Bima Arya Masih Belum Menggelar PTM Terbatas, Ini Catatan yang Harus Dipenuhi

Kendati begitu, Oded mengaku, sejumlah program seperti pembangunan jalan layang, normalisasi sungai, pembuatan olam retensi, optimalisasi lahan, penggalakan Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman), Buruan SAE, dan program strategis lainnya tetap bergulir untuk mereduksi persoalan sosial kemasyarakatan di Kota Bandung.

“Mengatasi banjir, macet, sampah, dan berbagai persoalan kota lain yang mendesak, dilakukan secara terencana dan terintegrasi. Bahkan dalam hampir dua tahun terakhir, saya bersama kang Yana dan didukung rekan-rekan Forkopimda, fokus menangani pandemi covid-19,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Menurutnya tugas berat benar-benar dirasakannya.

“Tiga tahun perjalanan memimpin Kota Bandung bersama-sama Mang Oded, bisa disebut sebagai pengalaman paling mengesankan," ujarnya

Baca Juga: KBB Kekurangan Guru, Peluang Jadi PNS KBB Masih Besar

Betapa tidak, tantangan tugas begitu berat karena realisasi janji politik kami pada periode tersebut bersamaan dengan pandemi covid-19,” imbuh Yana Mulyana

Menurut Yana, dia selalu terjun ke lapangan untuk memastikan bahwa penanganan Covid-19 berjalan dengan baik.

Segala layanan dan kebijakan Pemkot Bandung acapkali dia dorong secara maksimal agar berpihak kepada masyarakat, baik itu secara ekonomi maupun kesehatan.

Seperti soal target vaksinasi hingga 70 persen di September 2021 ini hingga relaksasi sektor perekonomian yang secara bertahap, Yana mengawalnya dengan ketat.

Yana mengaku terus bahu membahu bersama Satgas Penanganan Covid-19 yang dikomandoi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Apresiasi Target 40 Ribu Vaksin di Jabar per Hari Terlampaui

“Artinya, keberhasilan saya bersama Mang Oded memimpin Kota Bandung pada tahun ketiga adalah keberhasilan seluruh orang Bandung,” ucapnya.

Yana mengungkapkan, di sisa masa jabatannya dalam dua tahun ini akan dimaksimalkan untuk bisa memberikan penanganan terbaik untuk pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.

Selain memenuhi harapan warga atas janji politik guna membangun Kota Bandung semakin baik.

“Saya optimis, karena jajaran aparatur pemerintahan sangat solid dan dukungan masyarakat begitu kuat. Insyaallah akan menjadi modal dasar dalam membangun Kota Bandung ke depan,” ujar dia.*** (Yogo Triastopo)

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi, DLHK Tangani Sampah di Kota Bandung

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Ini Syarat Transgender di Kota Bandung Bisa Miliki KTP

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:17 WIB
X