• Jumat, 17 September 2021

Seleksi CPNS KBB Tahap I Dimulai, Tiga Peserta Terpaksa Harus Ikut Susulan

- Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB
foto: INILAH/Agus Satia Negara
foto: INILAH/Agus Satia Negara
INILAHKORAN, Ngamprah - Tahap pertama seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai tanggal 13 hingga 17 September 2021.
 
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat membutuhkan sekitar 3.520 tenaga pendidik atau guru. Kendati demikian, dari jumlah guru yang dibutuhkan peserta yang mendaftar seleksi CPNS hanya sekitar 3.227 peserta.
 
Pengawas Utama Seleksi Kompetensi P3K Kemendikbud, Tatang Suhendar Iskandar mengatakan, seleksi P3K Guru di KBB ini diikuti oleh 3.227 peserta. 
 
 
"Pelaksanaan seleksi PPPK tahap pertama ini berlangsung di lima sekolah, yakni SMA 1 Padalarang, SMA 2 Padalarang, SMA 4 Padalarang, SMA 1 Cisarua, dan SMA 1 Ngamprah, masing-masing sekolah diikuti 200 peserta," katanya.
 
Ia menyebut, lokasi pelaksanaan tes CPNS baik tahap 1 maupun tahap 2 tetap dilaksanakan di tempat yang sama.
 
"Iya akan di sini juga, sebab sekolah yang ditunjuk sebagai tempat uji kompetensi (TUK) itu adalah sekolah yang memenuhi persyaratan," sebutnya.
 
Salah satu di antaranya, sambung dia, sudah lolos seleksi dari pusat penilaian dan pengajaran (Puspenjar) di Kemdikbud. Artinya, sekolah tersebut memiliki sarana lengkap khususnya dalam konteks pengadaan komputer dan lain sebagainya. 
 
 
"Jadi tidak semua sekolah bisa ditunjuk sebagai TUK," jelasnya.
 
Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya pun menyayangkan lantaran ditahap pertama seleksi CPNS ini ada tiga orang peserta yang tidak hadir.
 
"Alasannya, ada yang yang tidak hadir karena tidak memenuhi persyaratan, seperti belum melakukan rapid tes, ada juga yang sakit dan ada yang tanpa keterangan," ujarnya.
 
 
Kendati demikian, kata dia, bagi peserta yang tidak hadir ini bisa mengikuti tes susulan pada tanggal 18 September 2021.
 
"Mereka tetap bisa ikut tes seleksi susulan, secara prinsip pemerintah  tidak akan mempersulit calon yang ikut seleksi," imbuhnya.
 
Lebih lanjut ia menerangkan, para peserta yang tidak hadir ini akan ditelusuri alasan ketidakhadirannya. Menurutnya, ada berbagai faktor seperti informasi soal waktu pelaksanaan uji kompetensi atau lainnya.
 
 
"Saat ini sedang menggali biodata yang bersangkutan, sebab selama ini kami kesulitan untuk yang tiga orang itu karena tidak ada komunikasi dengan yang bersangkutan," terangnya.
 
Ia menambahkan, dalam tes seleksi CPNS ini diujikan tiga muatan atau kompetensi, antara lain wawancara, substansi dan wawasan kebangsaan.
 
"Waktu pengujian dilakukan selama 3 jam, mulai pukul 08.00-10.50 WIB," tukasnya.
 
 
Sementara itu, Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menilai pelaksanaan uji kompetensi PPPK Guru telah menerapkan prokes yang sangat ketat. 
 
"Yang penting hari ini prokes bagus sekali dalam satu kelas hanya 20, jaga jaraknya juga bagus, mudah-mudahan lancar," katanya.
 
Ia berharap, adanya tes seleksi PPPK ini bisa memenuhi kebutuhan guru di Kabupaten Bandung Barat. 
 
"Peserta yang ada 3.227 orang, sedangkan kebutuhan kita 3.560 orang. Makanya, nanti ada gelombang kedua. Jumlah guru kita memang masih kurang, mudah-mudahan jatah PPPK tahun depan lebih besar," tandasnya. *** (agus satia negara)

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X