• Jumat, 17 September 2021

Cari Keadilan dan Kepastian Hukum, Pengembang Bandung City View 2 Ajukan Banding

- Selasa, 14 September 2021 | 15:58 WIB
PT Global Kurnia Grahatama sebagai pengembang Bandung City View 2 resmi mengajukan banding atas putusan PTUN Bandung, Selasa 14 September 2021. (ahmad sayuti)
PT Global Kurnia Grahatama sebagai pengembang Bandung City View 2 resmi mengajukan banding atas putusan PTUN Bandung, Selasa 14 September 2021. (ahmad sayuti)

INILAHKORAN, Bandung - PT Global Kurnia Grahatama sebagai pengembang Bandung City View 2 resmi mengajukan banding atas putusan PTUN Bandung yang mengabulkan gugatan salah seorang ahli waris.

Dirut PT Global Kurnia Grahatama, Norman Nurdjaman menyebutkan upaya banding diajukan sebagai salah satu upaya untuk mendapat keadilan di tingkatan pengadilan yang lebih tinggi.

”Kami hanya memohon keadilan dan kepastian hukum, di mana kami sebagai pembeli beritidak baik. Kami membeli tanah ini tahun 2013 dimana sertifikat ini sudah terbit 57 tahun,” kata Norman usai mendaftarkan ajuan banding di PTUN Bandung, Jalan Diponegoro, Selasa 14 September 2021.

Baca Juga: Digugat dan Kalah, Bandung City View 2 Ajukan Banding

Norman menyebutkan, sebagai warga negara dia merasa tidak mendapatkan kepastian hukum. Terlebih, penggugat yang diwakili Laksamana Pertama Deni Septiana itu membawa eigndom verponding tahun 1935, 10 tahun sebelum Indonesia merdeka, sebagai legal standing.

”Jadi kepastian hukum di negara ini tidak ada. Kami mohon keadilan di tingkat pengadilan yang lebih tinggi nanti untuk mengadili lebih adil sehingga kami sebagai developer dan masyarakat memiliki kepastian hukum,” ujarnya.

Dia pun menegaskan, developer bersama waraga dalam dalam posisi yang sama sebagai tergugat intervensi. Sementara tergugatnya BPN. Makanya, dengan diajukan banding ini diharapkan ada kepastian hukum bagi pengembang dan 222 pemilik yang dibatalkan sertifikatnya.

”Karena saat pembelian, mereka dicek oleh notaris dan BPN, semuanya clear sehingga transaksi itu berjalan,” tegasnya.

Baca Juga: Soal Nasib Warga yang Terlanjur Gunakan Sertifikat Vaksin Palsu, Polda Serahkan ke Kemenkes

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X