• Kamis, 23 September 2021

KBB Sasaran Empuk Sindikat Narkoba, Peredaraan Selama Pandemi Memang Meningkat Tajam

- Selasa, 14 September 2021 | 16:58 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. (Agus SN)
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan. (Agus SN)

INILAH, Ngamprah - Di tengah pandemi COVID-19, kasus peredaran narkoba di Kabupaten Bandung Barat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. KBB bahkan jadi sasaan empuk sindikat narkoba.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat berhasil menggagalkan distribusi narkoba jenis ganja seberat 67 kilogram dari wilayah Medan, Sumatera Utara yang dikemas dalam beberapa paket besar dan diangkut menggunakan satu unit truk fuso yang melintas di ruas Jalan Tol Purbaleunyi, KM 115, Rabu (8/9).

"Tak hanya di Tol Purbaleunyi, bukti lain maraknya peredaran narkoba di KBB adanya pabrik pil di Lembang. Artinya, di KBB berpotensi menjadi sasaran para sindikat narkotika," ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) AKBP M. Yulian kepada wartawan, Selasa 14 September 2021.

Baca Juga: Cari Keadilan dan Kepastian Hukum, Pengembang Bandung City View 2 Ajukan Banding

Ia mengaku, pihaknya sangat bangga lantaran mendapat dukungan dari Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bandung Barat.

"Kita ini baru beberapa tahun, tapi kita sudah punya perda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Sementara, di daerah lain yang sudah lama juga belum tentu punya perda," ujarnya.

Guna mengantisipasi peredaran narkoba di KBB, lanjut dia, pihaknya akan membentuk relawan dan penggiat anti narkoba di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga: Daop 2 Bandung: Seluruh Calon Penumpang KA Wajib Disuntik Vaksin sebagai Syarat Perjalanan

"Anggarannya baru cukup untuk 7 desa Bersih Narkoba (Bersinar), dalam hal ini kita berupaya memberdayakan masyarakat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X