• Rabu, 20 Oktober 2021

Puhun Pusaka Karatuan, Ritual Penyerahan Pusaka yang Tersembunyi di Goa Pawon

- Kamis, 16 September 2021 | 16:03 WIB
Ritual Pusaka Karatuan i di Kawasan Karst Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Istimewa/Agus SN)
Ritual Pusaka Karatuan i di Kawasan Karst Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Istimewa/Agus SN)

INILAH, Ngamprah - Alam Bandung Barat seakan menyimpan banyak misteri yang masih tersembunyi di dalamnya.

Salah satunya di Goa Pawon yang berlokasi di Kawasan Karst Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Selain situs manusia purba yang tersohor, di kawasan ini diyakini sebagai lokasi ritual khusus (ritus) para leluhur menyerahkan pusaka (senjata) pada keturunannya.

Di zamannya, menurunkan pusaka dari leluhur kepada keturunan harus dilakukan dengan ritual khusus. Hal itu pula yang dilakukan para leluhur yang menguasai Gunung Masigit yang menurunkan pusaka melalu ritual Puhun Pusaka Karatuan.

Sesepuh Goa Pawon, H. Elan Sumarna menceritakan, zaman dahulu Goa Pawon sering dipakai tempat ziarah para pendekar silat.

Baca Juga: Upacara Panyinglar Wiyasa, Tradisi Unik Warga Desa Nyalindung untuk Tolak Bala

"Di sana, ditemukan susuhunan (susunan) nama karuhun 41 Rama dan 25 Ibu. Dari deretan nama susunan Rama dan Ratu tersebut, diantaranya sering dipakai ziarah Susuhunan Ratu
Nyimas Ratu Sobrah Kancana, Nyimas Ratu Lereng Sintung, Nyimas Ratu Cucuk Konde, Nyimas Ratu Karembong Mayang," tuturnya.

Menurutnya, nama empat Susuhunan Ratu dari 25 keseluruhan yang ada tersebut identik dengan nama perkakas wanita yang kemudian dipakai senjata untuk bela diri pencak silat.

“Sebenarnya, itu parabot istri (perkakas wanita), tapi bisa dipakai senjata pencak silat. Seperti cucuk konde dan sobrah (gelung palsu) dan Karembong (selendang),” bebernya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apresiasi untuk Mereka yang Bersedia Divaksin

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:31 WIB

Polda Jabar Bekuk Bos Pinjol Ilegal Asal Sleman

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X