• Rabu, 20 Oktober 2021

Terima 348 Ribu Dosis, Pemkab KBB Targetkan Capaian Vaksinasi hingga 50 Persen

- Jumat, 17 September 2021 | 10:34 WIB
SMK LPPM RI Kota Bandung melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kamis 9 September 2021.  (yogo triastopo)
SMK LPPM RI Kota Bandung melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kamis 9 September 2021. (yogo triastopo)
 
INILAH, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menerima bantuan vaksin Sinovac dalam jumlah besar yaitu sebanyak 348 ribu dosis.
 
Rencananya, bantuan vaksin tersebut akan dihabiskan dalam kurun waktu 10-14 hari di seluruh wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
 
Pelaksana Tugas (Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan skema guna menghabiskan vaksin tersebut.
 
"Tadi saya sudah intruksikan kepada pak sekda sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Bandung Barat dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) untuk membentuk tim kecil," katanya saat ditemui INILAH, Jumat 16 September 2021.
 
 
Ia berharap, vaksin tersebut bisa habis dalam kurun waktu 10 hari lantaran pihaknya menargetkan vaksinasi di KBB bisa tercapai hingga 50 persen, sehingga KBB berada di level 2 dan wisata pun bisa di buka.
 
"Dosis yang 384 ribu ini sudah ada di gudang. Kemarin, kita sempat kekurangan vaksin, tapi sekarang sudah banyak," ujarnya.
 
Ia menyebut, tidak ada alasan pemerintah untuk bersantai di tengah Covid-19. Oleh karenanya, Forkopimda akan dimaksimalkan melalui tim kecil yang telah dibentuk.
 
"Sinergisitas antara Forkopimda ini harus maksimal supaya target tercapai 50 persen di akhir September," sebutnya. 
 
 
Rencananya, lanjut dia, pemberian vaksinasi ini akan diberikan di 165 desa atau 16 kecamatan di Bandung Barat. Namun, kecamatan yang paling banyak penduduknya akan menjadi prioritas.
 
"Kalau di kecamatan yang jumlah penduduknya sedikit bisa di arahkan di puskesmas wilayahnya masing-masing," ujarnya.
 
Tak hanya itu, kata Hengky, pihaknya juga telah menyiapkan skema untuk penyaluran vaksin tersebut ke seluruh kecamatan di KBB.
 
"Kalau misalnya dipukul rata 348 ribu dosis, kemudian dibagi 16 kecamatan itu berarti paling tidak 1000 sekian per hari," katanya. 
 
Kendati demikian, ia meminta Kadinkes KBB untuk mencoba menyalurkan vaksin tersebut hingga 2000 dosis agar target waktu dihabiskannya vaksin tidak lebih dari 10 hari.
 
"Kalau sdm kita aman tidak masalah, mungkin tinggal untuk support yang lain seperti konsumsi segala macam. termasuk belanja tidak terduga (BTT) kita juga aman," ujarnya. 
 
Lebih lanjut ia menerangkan, pihaknya juga telah menyiapkan 800 orang tenaga kesehatan (nakes) untuk menyukseskan vaksinasi ini.
 
 
"Ada 800 nakes yang siap. Pokoknya dari Kadinkes tidak ada masalah, kita berdoa sama-sama. Termasuk juga kita ingin menyampaikan kepada masyarakat supaya jadi motivasi dari kita semua bahwa kita punya target akhir September ini 50 persen," terangnya. *** (agus satia negara)
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apresiasi untuk Mereka yang Bersedia Divaksin

Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:31 WIB

Polda Jabar Bekuk Bos Pinjol Ilegal Asal Sleman

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:51 WIB
X