• Sabtu, 16 Oktober 2021

Dampingi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kejati Jabar Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp3,2 Triliun

- Rabu, 22 September 2021 | 16:35 WIB
 (istimewa)
(istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Kejati Jabar mengklaim bisa menyelamatkan keuangan negara hingga Rp 3,2 triliun. Itu didapatkan selama 4 tahun mendampingi proyek strategis nasional kereta cepat Jakarta-Bandung.

Berdasarkan data yang diterima wartawan dari Kejati Jabar, total keuangan negara yang berhasil diselamatkan Kejati Jabar sebesar Rp3.240.240.557.318.

"Angka tersebut berasal dari pendampingan perkara bantuan hukum litigasi mewakili PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia dan PT Kereta Cepat Indonesia China terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil dalam keterangan persnya, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dalam pendampingan tersebut, Kejati Jabar berperan sebagai jaksa pengacara negara. Kejati Jabar mendampingi gugatan yang dilakukan sejumlah pihak kepada PT PSBI dan PT KCIC di pengadilan. Gugatan para pihak tersebut berkitan pada jalur yang dilewati proyek tersebut.

"Pada umumnya pihak yang mengajukan gugatan adalah perusahaan-perusahaan maupun pribadi yang lahannya terimbas dari proyek tersebut dengan permintaan ganti rugi yang tidak sesuai dengan appraisal yang telah ditetapkan maupun status tanah yang ternyata fasilitas umum dan fasilitas sosial," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa MBA ITB Kaji Persepsi Publik terhadap Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Sementara itu, Kajati Jabar Asep N Mulyana merinci pada 2018 ada delapan perkara yang ditangani Kejati Jabar. Penyelamatan keuangan negara di tahun ini sebesar Rp2.115.854.532.019.

Pada 2019, ada empat perkara yang jumlah penyelamatan keuangan negara mencapai Rp758.760.850.421.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UIN SGD Bandung Jalin Kerja Sama dengan BTN

Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Resmi, DLHK Tangani Sampah di Kota Bandung

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Foto: Inovasi Berkebun di Areal Perumahan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:33 WIB
X