Dampingi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kejati Jabar Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp3,2 Triliun

Selama 4 tahun mendampingi proyek strategis kereta cepat Jakarta-Bandung, Kejati Jabar mengklaim menyelamatkan uang hingga Rp3,2 triliun.

Dampingi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Kejati Jabar Klaim Selamatkan Keuangan Negara Rp3,2 Triliun

INILAHKORAN, Bandung - Kejati Jabar mengklaim bisa menyelamatkan keuangan negara hingga Rp 3,2 triliun. Itu didapatkan selama 4 tahun mendampingi proyek strategis nasional kereta cepat Jakarta-Bandung.

Berdasarkan data yang diterima wartawan dari Kejati Jabar, total keuangan negara yang berhasil diselamatkan Kejati Jabar sebesar Rp3.240.240.557.318.

"Angka tersebut berasal dari pendampingan perkara bantuan hukum litigasi mewakili PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia dan PT Kereta Cepat Indonesia China terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung," kata Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil dalam keterangan persnya, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dalam pendampingan tersebut, Kejati Jabar berperan sebagai jaksa pengacara negara. Kejati Jabar mendampingi gugatan yang dilakukan sejumlah pihak kepada PT PSBI dan PT KCIC di pengadilan. Gugatan para pihak tersebut berkitan pada jalur yang dilewati proyek tersebut.

"Pada umumnya pihak yang mengajukan gugatan adalah perusahaan-perusahaan maupun pribadi yang lahannya terimbas dari proyek tersebut dengan permintaan ganti rugi yang tidak sesuai dengan appraisal yang telah ditetapkan maupun status tanah yang ternyata fasilitas umum dan fasilitas sosial," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa MBA ITB Kaji Persepsi Publik terhadap Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Sementara itu, Kajati Jabar Asep N Mulyana merinci pada 2018 ada delapan perkara yang ditangani Kejati Jabar. Penyelamatan keuangan negara di tahun ini sebesar Rp2.115.854.532.019.

Pada 2019, ada empat perkara yang jumlah penyelamatan keuangan negara mencapai Rp758.760.850.421.

Sedangkan, pada 2020 ada sembilan perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negaranya mencapai Rp338.179.340.878.

Baca Juga: Polisi Ciduk Pencuri di Proyek Kereta Cepat

Terbaru, pada 2021 ini total ada tiga perkara dengan jumlah penyelamatan keuangan negara mencapai Rp27.445.834.000.

"Pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan Kejaksaan untuk mempercepat dan mensukseskan pelaksanaan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung maupun proyek-proyek nasional lainnya di Jawa Barat," ujarnya. (ahmad sayuti)


Editor : inilahkoran