• Minggu, 24 Oktober 2021

PJI Gelar Pelatihan Digitalisasi Pengusaha Muda Siasati Bisnis di Tengah Pandemi

- Senin, 27 September 2021 | 15:47 WIB
 (istimewa)
(istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang mengalami tekanan cukup berat saat pandemi Covid-19.

Survei Bank Indonesia pada Maret 2021 menunjukkan 87,5% UMKM Indonesia terdampak negatif dari pandemi, utamanya di sisi penjualan, dan hanya 12,5% yang bertahan karena melakukan transformasi digital.

Sedangkan, enam dari sepuluh konsumen Indonesia telah mulai mengubah perilaku belanja mereka dengan metode daring sejak pandemi terjadi dan 88% di antaranya berniat melanjutkan setelah pandemi selesai.

Baca Juga: Pemkot Bandung Minta Apotek Sediakan Ruang Produk UMKM

Sebagai upaya untuk membantu pengusaha muda mengatasi tantangan tersebut, Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama Citibank Indonesia, PT AIG Insurance Indonesia, dan PT Marsh Indonesia mengimplementasikan edukasi kewirausahaan bagi 323 pelajar SMA/SMK di Jakarta dan Bandung dengan menekankan pendekatan digital dalam bisnis.

Co-Founder & Academic Advisor PJI Robert Gardiner menjelaskan, di tengah situasi pandemi yang penuh tantangan, pengusaha muda perlu dilatih untuk peka terhadap perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar agar dapat mengembangkan strategi jitu dalam menjangkau target pasar.

Baca Juga: Strategi Pemasaran Digital Bisa Bantu UMKM Tumbuh

"Selamat empat bulan beroperasi, kelima belas usaha mikro ini terbukti berhasil memperoleh total pendapatan bisnis mencapai 110 juta Rupiah dengan mengandalkan pemasaran digital. Melalui program ini, para pelajar tidak hanya memperoleh pengalaman pertama berwirausaha tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan, seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah yang kompleks, komunikasi, kolaborasi, serta kreativitas. Dengan dukungan Citi Indonesia, AIG Indonesia, Marsh Indonesia, dan Dinas Pendidikan setempat, kami berharap upaya berkelanjutan ini dapat terus menjadi wadah lahirnya wirausaha muda baru Indonesia sekaligus mengakselerasi peralihan UMKM ke era digital," papar Robert Gardiner dalam siaran persnya, Senin 27 September 2021.

Dia menyebutkan, program Student Company memfasilitasi pengembangan keterampilan berwirausaha bagi pelajar SMA dan SMK melalui pengalaman langsung mengoperasikan sebuah usaha mikro secara mandiri di sekolah. Hal ini termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, melakukan produksi dan penjualan produk, hingga likuidasi perusahaan. Tahun ini, para pelajar diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan serta memecahkan masalah di komunitas serta mengoptimalkan teknologi digital dalam operasi dan strategi bisnis mereka.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Teras Cihampelas Akan Diaktifkan Kembali

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Kota Bandung Pastikan Beri Bonus Bagi Atlet PON Papua

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Bupati kukuhkan Forum Bogor Sehat periode 2021-2026

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:45 WIB
X