Lewat Supervisi, Disdik KBB Pastikan Tidak ada Klaster Baru di Tengah Pelaksanaan PTM Terbatas

- Rabu, 29 September 2021 | 17:48 WIB
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih. (INILAHKORAN/Agus Satia Negara)
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih. (INILAHKORAN/Agus Satia Negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan tidak ada klaster baru dari sekolah di Bandung Barat.

Hal itu diketahui dari supervisi yang dilaksanakan Disdik KBB sejak 20-27 September 2021 di masing-masing sekolah yang telah mendapat izin untuk melaksanakan PTM terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat, Asep Dendih mengatakan, setelah beredar bahwa di Jawa Barat muncul klaster baru di sekolah, pihaknya memastikan tidak menemukan kasus tersebut di sekolah di KBB.

Baca Juga: Kasus Covid Kian Landai, Jumlah Sekolah Laksanakan PTM Terbatas di KBB Terus Bertambah

"Hasil supervisi yang kemarin kami lakukan di KBB. Alhamdulillah tidak ada klaster baru," katanya saat ditemui INILAH pada Rabu, 29 September 2021.

Ia mengaku, pihaknya telah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan, bahkan sekarang pun rekan-rekan masih melaksanakan pemantauan di 16 kecamatan dan kemarin sudah melaksanakan mulai Lembang, Parongpong, Cisarua, Cipeundeuy, Cikalong, Rongga, dan Gununghalu. 

"Saya pastikan di KBB tidak ada klaster baru seperti yang diisukan di Jabar," ucapnya.

Baca Juga: Tak Ingin Jadi Klaster Sekolah, Kemenag KBB Hati-hati Saat Gelar PTM Terbatas

Ia menjelaskan, pihaknya melakukan skema 50 persen bagi siswa yang masuk sekolah. Artinya, bagi sekolah yang melaksanakan PTM terbatas harus memberikan kesempatan siswa masuk sekolah secara bergilir baik untuk jenjang SD maupun SMP.

Halaman:

Editor: suroprapanca

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X