• Senin, 24 Januari 2022

112 Anggota Menwa Mahawarwan Jabar dan Jambi Lulus Uji Mental dan Fisik, Rektor UTama Bangga

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 10:22 WIB
 (Okky Adiana/Istimewa)
(Okky Adiana/Istimewa)


INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 112 anggota Resimen Mahasiwa (Menwa) Mahawarman yang berasal dari 23 perguruan tinggi di Jawa Barat (Jabar) serta dua perguruan tinggi dari Provinsi Jambi, dinyatakan lulus mengikuti serangkaian kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Kemiliteran selama 14 hari.

Para peserta Diklatsar mengikuti pendidikan di basis selama tujuh hari, yakni Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dilanjutkan dengan latihan berganda selama tujuh hari dengan rute Lembang, Kabupaten Bandung Barat hingga Kota Bandung.

Mereka pun terlihat bangga dan terharu bisa memakai baret ungu khas Mahawarman, yang disematkan oleh para petinggi dan senior Menwa Jabar, orangtua, dan tamu undangan yang hadir pada saat upacara penutupan kegiatan

"Pendidikan dan Dasar Kemiliteran Menwa Mahawarman Jabar. Saya tahu perumusan kegiatan ini bukanlah hal yang mudah, sehingga ini merupakan suatu ketercapaian yang luar biasa untuk Menwa Mahawarman," kata Rektor UTama Obsatar Sinaga, di Kampus Universitas Widayatama (UTama), Jalan Cikutra 204-A, Kota Bandung, Sabtu 2 September 2021.

Baca Juga: Capai 87 Persen, Oded Klaim Vaksinasi di Kota Bandung Tertinggi di Jawa Barat

Menurut Obi, sapaan akrabnya, bahwa mereka dilatih secara fisik dan mental. 40 persen latihan fisik dan 60 persen materi secara mental. Banyak simulasi yang isinya semangat kebangsaan. Hal itu bagus untuk mahasiswa termasuk untuk mahasiswa UTama, kata Obi yang juga Kepala Markas Distrik Kompi Widyatama, usai menjadi inspektur upacara.

Dirinya juga mengatakan, bahwa pendidikan pada tahun ini merupakan bukti nyata, bahwa kaderisasi Menwa Mahawarman dapat dilakukan secara dinamis dengan menyesuaikan kondisi yang ada.

Kata Obi, di tengah pandemi Covid-19, yang mayoritas kegiatan dilaksanakan secara daring, Mahawarman dipercaya oleh Kodam III/Siliwangi untuk melaksanakan kaderisasi secara luring dan sanggup menyelenggarakannya dengan baik. Tentu saja pendidikan yang dilaksanakan tetap memenuhi standar pendidikan Mahawarman dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Relevansi Menwa pada era ini, Menwa Mahawarman sangat relevan untuk hadir di setiap kampus yang ada. Selama membicarakan kebangsaan maka Menwa sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada bangsa, maka tetap harus ada," kata Obi.

Obi pun mencontohkan, kehadiran Menwa di masyarakat, kala pandemi Covid -19 melanda tanah air, Mahawarman sudah mulai membantu pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat dengan sasaran para lansia, guru, difabel, hingga masyarakat umum.

"Pengabdian tersebut masih terlaksana hingga hari ini di Kampus Universitas Widyatama. Menyelenggarakan vaksinasi bagi 500 orang, bekerja sama dengan Kodam III/Siliwangi," kata Obi.

Selain itu, hal ini merupakan hal yang patut dicontoh oleh pemuda pemudi bangsa Indonesia. Bagaimana Mahawarman dengan sigap dan cekatan menjawab panggilan negara dalam aksi kemanusiaan. Hal ini sekaligus mematahkan stigma bahwa bela negara hanya dilakukan dengan fisik dan angkat senjata.

Baca Juga: Oded Optimist Vaksinasi 100 Persen Tercapai Desember Mendatang

Pada kesempatan itu juga dirinya bangga karena dari 10 lulusan terbaik, tiga merupakan anggota Menwa dari UTama. Aanggota Menwa rata-rata lulus tepat waktu.

"Mereka tidak bersifat macam-macam kalau menyampaikan aspirasinya, melalui saluran yang baik. Oleh sebab itu kehormatan bagi saya untuk berdiri disini selaku perwakilan Pimpinan Perguruan Tinggi yang mengirimkan mahasiswanya untuk dididik dan di latih di Resimen Mahasiswa Mahawarman dan dengan bangga saya mengucapkan selamat kepada 112 orang mantan siswa yang lulus," kata Obi.

Dirinya pun memberikan perintah harian kepada peserta Diklatsar Menwa Mahawarman Jabar Tahun 2021, yakni pegang teguh tali silaturahmi keluarga besar Menwa Mahawarman Jabar, bertekad bekerja keras untuk orientasi lulus tepat waktu, zero drop out, terus belajar karena pemilik masa depan bukan orang-orang yang terpelajar, tapi orang-orang yang terus belajar, berikan tauladan yang baik, serta kesetiakawanan sosial untuk membantu Universitas dan Masyarakat sekitar dalam menyelesaikan masalah apapun dan bersikap bijaksana dan penuh kearifan, serta mengurangi tindakan yang dipandang akan menimbulkan masalah baru, dengan berpegang pada ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan yang sama Komandan Menwa Mahawarwan Wawan Setiawan mengatakan, latihan dasar Menwa Jawa Barat ini adalah tradisi dalam pembentukan kader di kalangan kampus sejak tahun 1959.

Baca Juga: Kota Bandung Akan Lakukan Tes Antigen ke 200 Sekolah

"Dikarenakan kondisi Covid-19, hampir dua tahun ini tidak ada kaderisasi. Tapi anggota dilibatkan pada kegiatan vaksinasi, termasuk dalam pembagian masker sembako bekerjasama dengan Kodam III Siliwangi," ucapnya.

Terkait dengan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran Menwa Jabar, dirinya mengungkapkan, materi yang diberikan yakni, wawasan kebangsaan, kejuangan, sejarah mahawarman, teknik dasar tempur, survival, bongkar pasang senjata dan lain sebagainya.*** (okky adiana)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X