• Minggu, 5 Desember 2021

Dinkes Kota Bandung Siapkan 5.000 Alat Rapid Tes Bagi siswa dan Guru

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:39 WIB

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinkes menyiapkan 5.000 alat rapid tes yang diperuntukan bagi siswa dan guru. Pelaksanaan uji usap secara acak tersebut, dilaksanakan pekan depan.

"Stok untuk putaran pertama ini, kita persiapkan 5.000. Mudah-mudahan cukup," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021.

Dijelaskan dia, Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang ditunjuk pemerintah pusat menyelenggarakan uji usap secara acak. Total sekolah yang dilakukan tes yaitu 10 persen dari 2.000 sekolah.

"Uji usap ini untuk sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas. Hitungannya 10 persen dari sekolah yang PTM. Jadi, dari satu sekolah itu 30 sampel. Baik siswa didik maupun tenaga pendidik," ucapnya.

Baca Juga: Kasus Konfirmasi Aktif di Bawah 100, Dinkes Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Prokes

Sambung dia, apabila temuan kasus Covid-19 terhadap siswa dan guru berada di angka satu persen. Maka tindaklanjutnya siswa yang terpapar harus melakukan isolasi secara mandiri.

"Sementara, apabila persentase kasus aktif berada di angka satu sampai lima persen. Maka dilakukan trasing. Tetapi kalau berada di atas lima persen, maka sekolah itu harus ditutup," ujar dia.

Ahyani menambahkan, seiring melandainya kasus Covid-19 di Kota Bandung saat ini. Tempat karantina isolasi terpadu di tiga hotel, kini tidak lagi dipergunakan. Dapain penanganan Covid-19 ditangani unsur kewilayahan.

"Per 30 September, kita tidak memperpanjang isolasi terpadu karena di kewilayahan sudah ada. Malah ada kecamatan nol kasus sekarang tertangani pada isolasi di rumah," tandasnya. *** (Yogo Triastopo)

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepemimpinan Oded Yana, Hadirkan 240 Taman Level RW

Kamis, 25 November 2021 | 21:30 WIB
X