• Minggu, 5 Desember 2021

Gawat.... Kekerasan Anak Masih Tertinggi di Kota Bandung

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:20 WIB
Rita Verita (INILAH/Yogo Triastopo)
Rita Verita (INILAH/Yogo Triastopo)
 
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Rita Verita menyebut, kekerasan terhadap anak menjadi yang tertinggi. 
 
Dikemukakannya, dari data selama pandemi antara Januari sampai September 2021, kekerasan terhadap anak berjumlah 100 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari 2020 yang hanya berjumlah 84 kasus.
 
"Dibanding kekerasan terhadap istri, kekerasan terhadap anak paling tinggi. Jenisnya adalah kekerasan psikis. Jadi, pendampingannya itu berupa konseling secara rutin," kata Rita di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa 12 Oktober 2021.
 
Dijelaskan dia, adapun pelaku kekerasan bervariatif. Mulai dari teman, orang tua hingga anggota keluarga dan orang-orang terdekat yang berada di lingkungan sekitar korban. 
 
 
"Biasanya itu temannya, atau orang-orang terdekat si korban kekerasan yang melakukannya. Karena sebagian besar kekerasan anak terjadi di lingkungan terdekat seperti rumah dan sekolah. Dan paling banyak adalah psikis, semisal perundungan atau bully," ucapnya.
 
Terkait adanya kasus viral perundungan seorang siswi di wilayah Sukajadi, Kota Bandung beberapa waktu lalu. Dituturkannya, bahwa mereka adalah anak-anak baik yang setiap harinya rutin melaksanakan magrib mengaji. 
 
"Saya melihatnya juga penggunaan gawai dan media sosial yang kurang pas fungsinya. Tapi, alhamdulillah sebelum viral itu kan, kedua belah pihak sudah berdamai secara kekeluargaan. Saya melihat ada sesuatu di dalam keluarga yang minim waktu berkomunikasi," ujar dia. 
 
 
Dia menyebut, pihaknya telah memberikan pendampingan kepada anak-anak tersebut dengan menurunkan langsung psikolog profesional untuk mereka. 
 
Adapun permasalahan dari kasus ini, dikatakan Rita berada pada peran serta keluarga. Orang tua harus bisa memperhatikan anak-anaknya dan mengawasi dengan ketat kegiatan mereka.
 
"Saya juga apresiasi aparat kewilayahan di Sarijadi yang langsung bergerak aktif bersama kader perlindungan anak sehingga masalah ini cepat diselesaikan. Maka saya tekankan kepada keluarga untuk meluangkan waktu, memperhatikan anak-anaknya," tandasnya. *** (Yogo Triastopo) 

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepemimpinan Oded Yana, Hadirkan 240 Taman Level RW

Kamis, 25 November 2021 | 21:30 WIB
X