• Kamis, 28 Oktober 2021

Kantor Internasional Unpad dan NUNI Gelar Aksi Donor Darah

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:49 WIB
Aksi donor darah NUNI dan Unpad di markas PMI Kota Bandung, Rabu 13 Oktober 2021. (istimewa)
Aksi donor darah NUNI dan Unpad di markas PMI Kota Bandung, Rabu 13 Oktober 2021. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui Kantor Internasional bekerja sama dengan Jejaring Perguruan Tinggi Nusantara/Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) menggelar aksi sosial donor darah di Markas PMI Kota Bandung, Rabu 13 Oktober 2021. Aksi donor darah ini digelar dalam rangka perayaan 10 tahun NUNI.

Kepala Kantor Internasional Unpad Ronny menjelaskan, aksi ini digelar sebagai bentuk perwujudan program touching society yang dilakukan 21 perguruan tinggi anggota NUNI. Tidak hanya digelar Unpad, aksi serupa juga dilakukan perguruan tinggi anggota NUNI lainnya di kota lain.

“Harapannya, bukan hanya mengingatkan kita akan keberadaan kerja sama yang sudah baik ini, tetapi kerja sama ini memberi kebermanfaatan bagi masyarakat luas,” kata Ronny.

Baca Juga: Kebutuhan Darah Meningkat, Yana Ajak Warga Bandung Donor Darah

Aksi donor darah ini tidak hanya diikuti keluarga besar Unpad. Masyarakat umum pun bisa berpartisipasi mendonorkan darahnya pada kegiatan ini. Tim pun menargetkan aksi donor darah ini bisa mengumpulkan lebih dari 50 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan darah di PMI Kota Bandung.

“Harapannya, kerja sama Unpad dalam NUNI ini juga bisa direkognisi, bukan hanya oleh mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum,” tuturnya.

Lebih lanjut Ronny mengatakan, tidak hanya sebagai anggota, Unpad menjadi salah satu pengguruan tinggi deklarator berdirinya NUNI pada 2011 silam. Jejaring ini memiliki tujuan untuk sama-sama membangun perguruan tinggi Indonesia agar semakin unggul dan mampu menjadi world class university.

Baca Juga: Kerjasama dengan Oorange Unpad, Kemensos Ajak KPM Graduasi Beralih Pemasaran Produk ke Digital

Dalam beberapa tahun terakhir, NUNI berfokus pada aktivitas penguatan akademik, utamanya kegiatan pertukaran mahasiswa antar perguruan tinggi anggota. Mahasiswa setiap perguruan tinggi anggota bisa mengambil mata kuliah sebidang di perguruan tinggi mitra. Program ini selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang diselenggarakan Kemendikbudristek.***(okky adiana)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Foto: Pembuatan Mural di Bawah Jembatan Pasupati

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:53 WIB

Foto: Rencana Wajib Tes PCR di Semua Moda Transportasi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:46 WIB
X