• Rabu, 8 Desember 2021

Tak Pernah Dapat Perlindungan dari Pemda, Ratusan Buruh di KBB Gelar Unjuk Rasa

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:18 WIB
Ratusan buruh Koalisi 9 Serikat Pekerja Bandung Barat kembali menggelar aksi demo di depan Kantor Pemda Bandung Barat. (agus satia negara)
Ratusan buruh Koalisi 9 Serikat Pekerja Bandung Barat kembali menggelar aksi demo di depan Kantor Pemda Bandung Barat. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Ratusan buruh yang mengatasnamakan Koalisi 9 Serikat Pekerja Bandung Barat kembali menggelar aksi demo di depan Kantor Pemda Bandung Barat.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus penolakan para buruh di Bandung Barat terhadap UU Cipta Kerja yang dinilai merugikan kaum buruh.

Koordinator Koalisi 9  Dede Rachmat mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan aksi unjuk rasa (unras) untuk meminta agar Plt Bupati Bandung Barat membuat pernyataan penolakan UU Cipta Kerja beserta turunannya.

"Kami meminta perlindungan upah terhadap para pekerja yang ada di KBB dengan cara membuat sebuah aturan yang mewajibkan pengusaha di KBB membayar upah di atas upah minimum," katanya, Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Duh, UMK KBB Hanya 3 Persen, Serikat Buruh Sebut Pemda KBB Terindikasi Pro PP36/2021

Ia menyebut, daerah terdekat seperti Kota Cimahi telah mendapat perlindungan secara nyata melalui Perda Ketenagakerjaan.

"Perda Ketenagakerjaan di Cimahi itu ada sebuah pasal yang menyatakan bahwa pengusaha di Kota Cimahi wajib membayar upah 5 persen di atas UMK bagi pekerja yang sudah bekerja di atas satu tahun," sebutnya.

Menurutnya, hal serupa pun dilakukan juga di Kabupaten Bekasi. Sementara, di KBB tidak ada aturan yang melindungi para buruh yang pada akhirnya diminta melalui unras tersebut.

"Kita hari ini meminta, apa itu nanti berupa keputusan bupati atau peraturan bupati atau hanya surat edaran bupati bagi kami tidak jadi masalah," tuturnya.

Baca Juga: Rencana Kelahiran Partai Buruh, Harus Merangkul Semua Elemen buruh dan Masyarakat

Ia menegaskan, poin utamanya adalah melalui unras tersebut, pihaknya meminta perlindungan pemerintah terhadap para pekerja di Bandung Barat.

"Kedatangan kami hari ini mewakili kekecewaan seluruh serikat pekerja Bandung Barat lantaran Disnaker KBB yang melakukan sosialisasi PP 36/2021 beberapa waktu lalu," tegasnya.

Padahal, sambung dia, para pimpinan serikat pekerja tengah melakukan judicial review dan dengan tegas menolak pemberlakuan PP 36/2021.

"Kami menganggap kalau kita tidak menyampaikan aspirasi khawatir Pemerintah Bandung Barat itu tiba-tiba memberlakukan kenaikan upah ini menggunakan rumusan yang ada di dalam PP 36/2021 lantaran Disnaker sempat menyosialisasikan hal itu," ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Buruh Jabar Menjerit Gegara Aplikasi PeduliLindungi, Banyak Terpaksa Dirumahkan

Ia menyebut, pihaknya telah sepakat menolak UU Cipta Kerja dan turunannya.

"Kami pastikan aksi penolakan tersebut berawal dari wilayah Kabupaten Bandung Barat," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya meminta agar pengupahan tidak mengacu pada UU Cipta Kerja dan meminta Plt Bupati Bandung Barat untuk membuat surat penolakan UU Cipta Kerja, sera meminta perlindungan agar mengarahkan pengusaha bisa memenuhi hak kaum buruh di tengah pandemi Covid-19.

"Di Bandung Barat tidak ada perlindungan terhadap tenaga kerja, kita diminta menggunakan prokes, kita bisa bekerja manakala sudah divaksin, pekerja wajib memakai masker. Tapi, semua aturan yang dibuat tidak disediakan oleh para pengusaha, dan hanya beberapa perusahaan yang memfasilitasi vaksin," bebernya.

Baca Juga: Buruh di Indonesia Berharap MK Batalkan UU Cipta Kerja

Bahkan, lanjut dia, saat ini di Bandung Barat banyak ratusan pekerja yang menjadi pengangguran.

"Kita meminta kenaikan UMK tahun ini agar Plt Bupati membuat aturan agar pengusaha membayar minimal upah UMK sebesar 5 persen bagi pekerja yang sudah bekerja 1 tahun. Bandung Barat harus bisa mengikuti Kota Cimahi," tandasnya.***(agus satia negara)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yana Sebut Warga Perlu Paham Soal Aturan Tanah

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:43 WIB

Kapolda Jabar Puji Tingkat Vaksinasi di Cimahi-KBB

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:51 WIB

Foto: Eksekusi Aset Milik PT KAI di Jalan Jawa

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:47 WIB

Foto: Apel Siaga Bencana 2021 Kota Bandung

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:33 WIB

Polisi Bubarkan Kerumunan saat PPKM di Bandung

Selasa, 7 Desember 2021 | 16:30 WIB

Oded Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Beragama

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:20 WIB

Kapolrestabes : Polisi Siaga 24 Jam Layani Masyarakat

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:10 WIB
X