• Selasa, 30 November 2021

Tingkatkan Profesi Pendidik, Mahasiswa UPI Ikuti Program Kampus Mengajar Kemdikbudristek

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:08 WIB
Suasana PTM terbatas di dalam kelas saat pendemi Covid-19. (okky adiana)
Suasana PTM terbatas di dalam kelas saat pendemi Covid-19. (okky adiana)



INILAHKORAN, Bandung - Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih prestasi sebagai peserta program Kampus Mengajar pada gelombang I dan gelombang II tahun 2021.

Program kampus mengajar merupakan Progam Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini diikuti oleh mahasiswa pada perguruan tinggi secara nasional di Indonesia.

Mahasiswa UPI pada gelombang I Mei 2021 yang meraih prestasi sebagai peserta Program Kampus Mengajar tersebut sebanyak 661 orang. Sedangkan pada gelombang II Agustus 2021 sebanyak 994 orang.

Baca Juga: Kembangkan Karya Inovatif, Mahasiswa UPI Ikuti Studi dan Proyek Independen Kemdikbudristek

Merujuk Panduan Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), program Kampus Mengajar dikoordinasikan oleh Direktorat Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia.

Para mahasiswa mengikuti Kampus Mengajar di Satuan Pendidikan di Indonesia pada jenjang sekolah dasar, menengah, maupun atas.

Direktur Pendidikan UPI Asep Supriatna mengatakan, bahwa tujuan program Kampus Mengajar di satuan pendidikan dalam rangka memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang pendidikan untuk turut serta mengajarkan dan memperdalam ilmunya dengan cara menjadi guru di satuan pendidikan, membantu meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, serta penguatan terhadap relevansi pendidikan dasar dan menengah dengan pendidikan tinggi dan perkembangan zaman.

Baca Juga: Kembangkan Karya Inovatif, Mahasiswa UPI Ikuti Studi dan Proyek Independen Kemdikbudristek

Lebih lanjut Asep Supriatna menjelaskan, bahwa mekanisme pelaksanaan program Kampus Mengajar yang telah dilakukan UPI yaitu penyusunan dokumen kerja sama dengan mitra satuan pendidikan, izin dari dinas pendidikan, dan menyusun program bersama satuan pendidikan setempat, serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti program mengajar di satuan pendidikan.

"Selain itu, menugaskan dosen pembimbing untuk melakukan pendampingan, pelatihan, monitoring, serta evaluasi terhadap kegiatan mengajar di satuan pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa," ujar Asep Supriatna, Sabtu 16 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Foto: Aliansi Buruh Jabar Tuntut Kenaikan UMK 2022

Selasa, 30 November 2021 | 18:39 WIB

Kejari Bandung Musnahkan Puluhan Kilogram Narkotika

Senin, 29 November 2021 | 16:00 WIB

Imbas Long March Buruh, Gerbang Tol Pasteur Ditutup

Senin, 29 November 2021 | 15:34 WIB
X