• Minggu, 29 Mei 2022

Eskul di SLBN A Pajajaran Bandung Pernah Meraih Prestasi Membanggakan

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:01 WIB
Sejumlah siswa SLBN A Pajajaran Bandung mengikuti ekstrakurikuler Pramuka di sekolah. (istimewa)
Sejumlah siswa SLBN A Pajajaran Bandung mengikuti ekstrakurikuler Pramuka di sekolah. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) A Pajajaran Bandung memiliki 12 ekstrakurikuler (ekskul) yang bisa diikuti seluruh siswanya. Baik itu tingkat Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) maupun Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB).

Sebagai kegiatan non-pelajaran formal, ekskul dilakukan peserta didik sekolah umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. Kendati begitu, ekskul dijadikan bahan pembelajaran untuk siswa-siswinya. Seperti, Pramuka, pendidikan agama dan budi pekerti dan lainnya.

"Menurut saya, ekskul yang paling menonjol di SLBN A Pajajaran Bandung adalah rampak kendang. Karena, mereka pernah mengisi Hari Sosial Nasional di Bekasi tahun 2018 dan dihadiri Presiden Jokowi," ucap Bagian Kesiswaan SLBN A Pajajaran Kota Bandung Basuki, Selasa 19 Oktober 2021.

Baca Juga: SLBN A Pajajaran Kota Bandung Laksanakan PTM Terbatas, Siswa Senang Bisa Berinteraksi dengan Guru

Tidak hanya rampak kendang, sekolah yang berpusat di Jalan Pajajaran ini pernah mengikuti ekskul pramuka di tingkat nasional, dan membawa nama Jawa Barat. Siswa-siswi ini adalah anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Alhamdulillah, beberapa tahun kebelakang kita pernah mengikuti pramuka. Rasanya sangat senang bahwa kita pun bisa," imbuh Basuki, saat ditemui di sekolahnya, Selasa 19 Oktober 2021.

Menurut dia, kendala yang dihadapi pihak sekolah dalam menjalankan kegiatan ekskul ini yakni terkait sarana dan prasarana yang kurang memadai. Seperti alat-alat tenis meja yang harus segera diperbaharui dan harus diganti, biar ketika bermain tenis meja nyaman.

Baca Juga: SLBN A Pajajaran Bandung Gelar Simulasi PTM Terbatas

"Lihat saja sarana dan prasarananya di SLBN A Pajajaran Bandung. Kalau kayak gitu kan, tempatnya kurang nyaman, untuk tenis meja itu terlalu sempit, pengap tempatnya, kita perjuangkan ini, sarana dan prasarananya," kata Basuki.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FKP2B Gelar Halal Bi Halal, Ini Kata Presidium

Sabtu, 28 Mei 2022 | 13:33 WIB

Segera Potong Kabel Ilegal di Kota Bandung

Jumat, 27 Mei 2022 | 20:40 WIB
X