• Minggu, 5 Desember 2021

Dedi Supandi: Inovasi di Bidang Pendidikan Harus Dilakukan

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:50 WIB
Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi saat menjadi narasumber Talkshow Inovasi Pendidikan yang digelar UPI, Jumat 22 Oktober 2021. (istimewa)
Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi saat menjadi narasumber Talkshow Inovasi Pendidikan yang digelar UPI, Jumat 22 Oktober 2021. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar Dedi Supandi menyampaikan, inovasi di bidang pendidikan harus dilakukan. Sebab, kalau tidak dilakukan perkembangan pendidikan akan berjalan lambat.

"Dengan inovasi, sesuatu yang harusnya selesai lima tahun bisa selesai dua tahun. Ini yang kita lihat dan lakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mutu pendidikan serta kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di Jabar," ucap Dedi Supandi saat menjadi narasumber dalam Talkshow Inovasi Pendidikan yang digelar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Gedung BPU UPI, Kota Bandung, Jumat 22 Oktober 2021.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya meluncurkan Inovasi Pendidikan Juara yang terdiri dari sekolah juara, revitalisasi dan integrasi serta Jabar Future Leaders. Setiap program memiliki cabang-cabang inovasi.

Baca Juga: Tewasnya Pelajar SMA 7 Kota Bogor, Ceu Atty Desak Disdik Jabar Lakukan Ini

"Misalnya, dalam sekolah juara. Di awal pandemi, kita munculkan inovasi program pinjam pakai gawai bagi siswa, pemberian kuota gratis, dan peluncuran Kurikulum Masagi, Rantang Siswa hingga SMK Membangun Desa," jelasnya.

Inovasi ini, lanjut Dedi Supandi, harus dibarengi dengan kolaborasi dan desentralisasi. "Sebab, desentralisasi akan membuat perubahan menjadi cepat. Karena, di dunia ini tak ada yang abadi selain perubahan," tuturnya.

Salah satu contoh desentralisasi yang telah dilakukan Disdik Jabar, yaitu akan mendesentralisasikan anggaran kepada kantor cabang dinas pendidikan. Sehingga, proses peningkatan mutu dan akses pendidikan akan berjalan lebih cepat.

Baca Juga: Kantor Cabang Disdik Jabar: Vaksinasi Pelajar Tingkat SMA di Kota Bandung dan Cimahi di Atas 64 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik pun ingin menggandeng UPI untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan angka rata-rata lama sekolah serta angka partisipasi murni dan kasar yang merupakan indikator kinerja utama Disdik Jabar.

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kartu Prakerja Fiktif Cairkan Miliyaran Rupiah

Sabtu, 4 Desember 2021 | 08:54 WIB

Jelang Nataru, Harga Cabai di Bandung Meroket

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:49 WIB

Foto: 13 Pasangan Mengikuti Nikah Massal Difabel

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:33 WIB
X