• Minggu, 5 Desember 2021

Konsep Menakjubkan! Telkom University Choir Rajai Kompetisi Paduan Suara di Busan Korsel

- Senin, 25 Oktober 2021 | 11:05 WIB
Telkom University Choir berhasil membawakan penampilan dengan konsep yang unik pada kompetisi paduan suara tingkat internasional bertajuk 2021 Busan Choral Festival & Competition - Busan, Korea. (Istimewa/Okky Adiana)
Telkom University Choir berhasil membawakan penampilan dengan konsep yang unik pada kompetisi paduan suara tingkat internasional bertajuk 2021 Busan Choral Festival & Competition - Busan, Korea. (Istimewa/Okky Adiana)


INILAHKORAN, Bandung - Telkom University Choir berhasil membawakan penampilan dengan konsep yang unik pada kompetisi paduan suara tingkat internasional bertajuk 2021 Busan Choral Festival & Competition - Busan, Korea.

Berkat penampilan yang menarik tersebut, Telkom University Choir memperoleh prestasi yang membanggakan. Kompetisi ini diselenggarakan secara virtual pada 21 Oktober 2021 di kanal Youtube BusanChoral.

Pada kompetisi ini terdapat 13 paduan suara yang berasal dari 5 negara yang berbeda, yaitu: Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Cina, dan Malaysia. Kompetisi ini dihadiri oleh Anton Armstrong (Amerika Serikat), Soon-Jung Kim (Korea Selatan), Yu-Chung John Ku (Taiwan), Ki-Sun Lee (Korea Selatan), Zoltán Pad (Hungaria) sebagai juri dan pakar paduan suara. Pada kompetisi ini Telkom University Choir membawa 59 penyanyi dibawah bimbingan konduktor Aldo Randy Ginting.

Penanggung Jawab Tim Kompetisi Yasmina Adzilla mengatakan, dalam kompetisi ini Telkom University Choir mengikuti dua kategori yaitu Category A Capella (Classic Style) dan Category With Instrumental Accompaniment. Pada kompetisi ini, untuk kategori With Instrumental Accompaniment, Telkom University Choir membawakan lagu berbahasa Jerman, Robert Schumann (Germany) yang merupakan salah satu komposer terbaik pada era Romantic yaitu Zigeunerleben. Lagu ini berceritakan tentang sekelompok gipsi pada hutan selatan Spanyol dan sungai Nil.

Baca Juga: Anjing Canon Tewas Usai Dibawa Paksa Aparat, Hotman Paris: Usut Tuntas, itu Menjijikan!


Selain itu untuk kategori A Capella (Classic Style), Telkom University Choir membawakan lagu komposisi Michael Ostrzyga (Germany) yaitu Iuppiter, lagu ini bertemakan tentang dewa Iuppiter yang merupakan dewa langit dan petir pelindung yunani kuno. Dengan membawakan lagu-lagu tersebut, Telkom University Choir berhasil meraih 1st Place - Gold Prize (Acapella), 1st Place - Gold Prize (With Instrumental Accompaniment), dan juga Special Prize (Best Video Editing).
 
Baca Juga: Buntut Pernyataan Yaqut Soal Kemenag Hadiah untuk NU, Zuhlas Beri Respons Menohok

“Kami dari pihak panitia dan tim TUC sangat berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran dan kemenangan ini, lalu kepada pembina kami dan BK Telkom University yang ikut mengawal kami di kompetisi ini, dan pihak instansi Telkom University seluruh jajarannya. Terima kasih terbesar kepada kakak pelatih kami, ka Aldo dan keluarga Telkom University Choir yang sangat bekerjasama, membantu dengan baik. Banyak sekali pelajaran yang bisa dapat. Seluruh lelah saya sangat terbayarkan dengan ini," papar Yasmina Adzilla, Senin 25 Oktober 2021.*** (Okky Adiana)

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kartu Prakerja Fiktif Cairkan Miliyaran Rupiah

Sabtu, 4 Desember 2021 | 08:54 WIB

Jelang Nataru, Harga Cabai di Bandung Meroket

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:49 WIB

Foto: 13 Pasangan Mengikuti Nikah Massal Difabel

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:33 WIB
X