• Minggu, 5 Desember 2021

Covid-19 di Bandung 'Meledak' Lagi setelah 117 Guru dan Siswa Terpapar, Dinkes Ungkap Penyebabnya Ini

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. (Yogo Triastopo)
Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara. (Yogo Triastopo)
INILAHKORAN, Bandung - Hasil tes PCR terhadap siswa dan guru yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, turut menjadi pemicu kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bandung. Data terbaru mengungkap total siswa dan guru terpapar Covid-19 sebanyak 117 orang. 
 
"Sudah naik. Naiknya karena yang surveilans, itu saja survei anak sekolah. Kalau data lapangan kemarin nol, karena ada surveilans aktif saja," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara pada Rabu 27 Oktober 2021.
 
Dijelaskan dia, kasus konfirmasi aktif di Kota Bandung hingga Selasa sebanyak 144, naik dari beberapa hari sebelumnya. Meski begitu angka kesembuhan mengalami peningkatan signifikan termasuk kasus harian dan kematian relatif stabil. 
 
 
"Kasus harian stabil, dari satu sampai dua minggu itu stabil dan nol kematian, positivity rate 0,26 persen. Untuk keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 kecil, sehingga kasus dinilai relatif terkendali. Ada penambahan (kasus) karena kita melakukan surveilans aktif jadi secara nasional di 7 provinsi," ucapnya. 
 
Menurutnya, siswa dan guru yang mengikuti kegiatan PTM terbatas di Kota Bandung dan dinyatakan positif Covid-19 terus bertambah sejak dilakukan tes PCR pada Jumat lalu hingga saat ini. Total sebanyak 117 siswa dan guru terpapar Covid-19.
 
 
"Jumlah sampel yang sudah diperiksa 5.993. Jumlah yang sudah keluar hasil 3.530 dengan hasil positif 117 orang atau tiga persen dan negatif 3.413 orang atau 97 persen," ujar dia. 
 
Ahyani menambahkan, dari total 117 yang dinyatakan positif Covid-19 terdiri dari 105 orang siswa dan 12 orang guru. Sedangkan total sekolah yang didapati kasus positif Covid-19 melebihi lima persen sebanyak 22 sekolah, satu sampai lima persen sebanyak 33 sekolah dan nol persen sebanyak 40 sekolah. *** (Yogo Triastopo) 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kartu Prakerja Fiktif Cairkan Miliyaran Rupiah

Sabtu, 4 Desember 2021 | 08:54 WIB

Jelang Nataru, Harga Cabai di Bandung Meroket

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:49 WIB
X