• Selasa, 25 Januari 2022

Genjot Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jabar Bidik Investor Timur Tengah

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 11:45 WIB
Destinasi wisata di Pangandaran, Jawa Barat. (antara)
Destinasi wisata di Pangandaran, Jawa Barat. (antara)
INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Provinsi Jawa Barat membidik investor dari Timur Tengah untuk potensi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif .
 
Jabar sendiri dinilai menjadi salah satu wilayah favorit wisatawan karena memiliki destinasi pariwisata berbasis alam dari mulai gunung, air terjun, hingga pantai. 
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, mengenai potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut telah dia paparkan pada "West Java Week Talkshow" secara hybrid yang merupakan rangkaian acara Dubai Expo 2020.
 
“Jawa Barat punya pantai di Pangandaran, lalu ada Kawah Putih, Tangkuban Parahu. Lalu, ada pula destinasi buatan seperti taman hiburan, taman safari atau Jatiluhur,” ujar Dedi, Sabtu 29 Oktober 2021.
 
 
Dedi menyampaikan, pihaknya optismis upaya menggeliatkan perekonomian di tengah pandemi dapat membuahkan hasil. Pasalnya, selain destinasi wisata Jabar juga kaya akan budaya yang bisa menjadi daya tarik. 
 
“Masih banyak lagi, termasuk budayanya juga. Ada Desa Ciptagelar, tari topeng, angklung. Belum lagi kalau berbicara tentang kuliner. Ini sangat diminati oleh wisatawan, termasuk produk kreatif yang dihasilkan warga Jawa Barat,” katanya. 
 
Indikator mengenai Jawa Barat sebagai primadona wisatawan adalah, berdasarkan data, pada tahun 2019 kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 3,6 juta orang. Sedangkan wisatawan nusantara sebanyak 64 juta jiwa.
 
Pandemi Covid-19 dia akui berpengaruh signifikan dengan penurunan kunjungan wisatawan karena berbagai kebijakan untuk sektor kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Kunjungan wisatawan nusantara sepanjang tahun 2020 tercatat 31 ribu jiwa, sedangkan wisatawan nusantara berada di kisaran 35 juta jiwa.
 
 
“Tahun ini, kami fokus pada sektor kesehatan dan pemulihan ekonomi. Salah satu yang diandalkan dalam pemulihan ekonomi ini adalah sektor pariwisata. Kami sudah memberlakukan prokes yang ketat sesuai CHSE, kemudian wisata halal juga banyak terdapat di jabar. Ini pun salah satu misi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang ingin ekonomi bergeliat, namun sektor kesehatan tetap berjalan secara baik,” kata dia.
 
Di antara banyaknya potensi yang dimiliki, dalam kegiatan Dubai Expo 2020, pihaknya pun menawarkan investasi terhadap dua proyek, yakni West Java Creative Market dan Ciater Tourism Area.
 
“Ciater itu kurang lebih nilai investasinya Rp 1,3 triliun, sangat menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi Jawa Barat, karena serapan tenaga kerjanya bisa banyak dan transaksi ekonominya pun tinggi,” terang dia.
 
 
“Kami optimistis bisa menjaring investor dari timur tengah. Berhubungan atau tidak, ada momentum tren bisnis yang naik antara Jabar dan Uni Emirat Arab,” ucap dia. (Rianto nurdiansyah) 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X