Harga Minyak Goreng Melambung, Disdagin Kota Bandung Sibuk Cari Produsen

- Senin, 8 November 2021 | 16:54 WIB
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah (yogo triastopo)
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah (yogo triastopo)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, kenaikan harga minyak goreng tidak hanya terjadi di Indonesia bahkan hingga dunia. Saat ini, harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan.

"Minyak mentah kan lagi mahal, dan itu tidak hanya di Bandung saja, tapi di dunia juga sama lagi mahal minyak mentahnya. Otomatis minyak mentah mahal ke minyak gorengnya juga mahal," kata Elly, Senin 8 November 2021.

Per 4 November 2021, Disdagin Kota Bandung mencatat harga terendah minyak goreng curah sebesar Rp17 ribu per liter, harga tertinggi yaitu Rp19 ribu per liter. Sementara, harga eceran tertinggi (HET) Rp11 ribu per liter dan rata-rata harga produsen mencapai Rp18.167 per liter.

Baca Juga: Penyebab Harga Minyak Mentah Global Naik Tipis

Pihaknya saat ini belum dapat melakukan operasi pasar karena stok minyak goreng di Bulog tidak ada. Disdagin Kota Bandung tengah berupaya mencari produsen minyak untuk berkerjasama menggelar operasi pasar.

"Kenaikan harga minyak goreng masih terjadi hingga saat ini, belum ada solusinya. Tadinya saya mau mengadakan oprasi pasar dengan Bulog, ternyata Bulog juga minyak gorengnya kosong. Kita sekarang sedang mencari produsen minyak goreng yang mau diajak operasi pasar saat ini lagi mencari," ucapnya.

Meski begitu, Elly mengelak apabila pihaknya membatalkan operasi pasar. Tetapi lebih kepada masih mencari produsen minyak untuk menggelar operasi pasar.

Baca Juga: 25 Pekerja Tewas Tewas Usai Tempat Penyulingan Minyak Meledak, Banyak Korban di Bawah Umur

"Bukan batal, tapi masih mencari produsen minyak untuk menggelar operasi pasar. Karna 2022 tidak boleh ada lagi minyak curah. Sehingga saya sedang mencari produsen minyak mentah atau pun kemasan. Doanya semoga ada produsen yang mau diajak operasi pasar, kita masih mencari produsen yang stoknya ada dan bisa kita ajak operasi pasar di Kota Bandung," ujar dia.***(yogo triastopo)

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X