• Sabtu, 21 Mei 2022

Calon Kades Protes Usai Tak Lolos Seleksi, Warga: Desa Kertajaya jadi Terkesan Bergejolak

- Selasa, 9 November 2021 | 21:00 WIB
ilustrasi pilkades (istimewa)
ilustrasi pilkades (istimewa)

INILAHKORAN, Ngamprah - Aksi protes yang dilakukan salah satu calon kepala desa (Cakades) terhadap tim seleksi dari Universitas Achmad Yani mendapat respon tegas dari warga Desa Kertajaya.

Pasalnya, warga setempat menilai aksi tersebut membuat perhelatan Pilkades di Desa Kertajaya terkesan bergejolak.

Salah seorang warga sekaligus tokoh masyarakat, Agus Solihin (65) mengaku, pihaknya menyesalkan langkah yang dilakukan Cakades atas nama Deri Sulaeman yang melakukan aksi protesnya ke Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Kota Cimahi, Senin, 8 November 2021.

Baca Juga: Polisi Usut Dugaan Pemalsuan Ijazah Calon Pilkades Purwakarta

Menurutnya, pemberian nilai seleksi tambahan bakal Cakades tersebut telah sesuai dengan hasil tes tertulis yang diikuti bakal Cakades.

"Tidak masalah, saya kira Unjani sudah sesuai memberikan hasil penilaiannya.  Kalau memang ada yang tidak puas, wajar-wajar saja. Hanya saja, apakah mereka faham dengan aturan?" ujar Agus, Selasa 9 November 2021.

Ia menuturkan, para bakal Cakades lainnya sudah memahami aturan tentang seleksi tersebut. Baik yang dilaksanakan Panitia Pilkades di tingkat desa, maupun yang diselenggarakan di Unjani.

Baca Juga: DPRD Jabar Apresiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung

Kendati demikian, ia mengaku heran ketika, masih ada yang tidak memahami aturan tersebut dan malah melakukan aksi protes.

Sebagai warga Kertajaya, ia kecewa dengan aksi seperti itu sehingga terkesan Pilkades di desanya tidak kondusif.

Ia menyebut, selama ini pelaksanaan Pilkades di Kertajaya cukup kondusif. Justru akibat ketidakpuasan salah seorang bakal cakades, malah terkesan Desa Kertajaya bergejolak.

Baca Juga: Bupati Bandung Sebut Antusiasme Masyarakat Hadiri Pilkades 2021 tinggi

Sementara itu, Koordinator Bidang Pendaftaran Calon Kades Kertajaya, Cucu Cuargi mengatakan, hasil penilaian seleksi di tingkat desa sudah clear. Berita acara hasil seleksi tersebut, sudah ditanda tangani oleh kesembilan bakal Cakades di Desa Kartajaya.  

"Kalau penilaian hasil seleksi di panitia desa, sudah clear. Nggak ada masalah. Kalaupun ada yang protes ke Unjani, itu hak mereka," tuturnya.

Secara singkat Cucu memaparkan tentang penyerahan hasil penilaian seleksi dari panitia Unjani. Meskipun hasilnya diserahkan di kantor desa, namun dipastikan dokumen hasil penilaian itu aman.

Baca Juga: Tinggal Prung! Pelaksanaan Pilkades 2021 di Kabupaten Bandung Siap Digelar

Sejak diserahkan dari Unjani, dokumen dalam kondisi disegel rapat. Bahkan saat dibawa dari Unjani mendapat pengawalan ketat dari aparat hukum.

"Kita umumkan dan diberikan hasilnya secara terbuka satu persatu pada para balon. Hanya yang empat orang (gugur), malah pada keburu pulang," bebernya.

Ketua  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertajaya, Suherman menilai jika seleksi bakal Cakades tersebut, sudah sesuai dengan aturan yakni mengacu pada Perbup No 35 tahun 2019.

Baca Juga: Tak Capai Target Vaksinasi, Dadang Supriatna Bakal 'Jewer' Camat Penyelenggara Pilkades Serentak

"Menurut saya sudah murni (penilaiannya). Selama ini, celah untuk belok itu, gak bisa," jelasnya. (agus satia negara) ***

Editor: JakaPermana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KEREN, Pemkot Bandung Berhasil Quattrick WTP

Jumat, 20 Mei 2022 | 20:20 WIB

Uji Coba Flyover Kopo, Kapan Resmi Beroperasi?

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:04 WIB
X