Gawat...Tujuh Sekolah di Cimahi Terpapar Virus Covid-19, PTM Terpaksa Dihentikan

- Senin, 22 November 2021 | 13:15 WIB
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area bangunan sekolah yang menghentikan sementara kegiatan PTM di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. Belasan sekolah di Kota Bandung terpaksa ditutup sementara setelah hasil tes acak yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung ditemukan sejumlah kasus aktif Covid-19.  (syamsuddin nasoetion)
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di area bangunan sekolah yang menghentikan sementara kegiatan PTM di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. Belasan sekolah di Kota Bandung terpaksa ditutup sementara setelah hasil tes acak yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung ditemukan sejumlah kasus aktif Covid-19. (syamsuddin nasoetion)
INILAHKORAN, Bandung - Beberapa sekolah dasar (SD) dan SMP di Kota Cimahi ditutup sementara. Penutupan dilakukan lantaran adanya siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid19 dari hasil swab PCR acak. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono mengatakan dari hasil swab test PCR yang dilakukan secara acak terhadap 717 siswa di wilayah utara, ditemukan 8 siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid 19. Rinciannya, 3 orang siswa dan 5 orang guru.
 
"Kedelapan orang siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid 19 itu dari 7 sekolah, terdiri dari 2 SD dan 5 SMP, baik negeri maupun swasta. Kita tutup sementara," katanya  saat ditemui di SMPN 9 Cimahi, Jalan Mahar Martanegara pada Senin 22 November 2021. 
 
Dengan adanya siswa dan guru terkonfirmasi positif Covid 19, pembelajaran tatap muka (PTM) di 
 7 sekolah itupun dihentikan selama 14 hari, dan aktivitas belajar mengajar kembali dilakukan secara daring seperti yang dilakukan selama pandemi Covid-19.
 
 
"Sudah buat surat edaran ke orang tua selama dua pekan sekolah kembali menggunakan sistem BDR (Belajar Dari Rumah)," ujarnya.
 
Delapan guru dan siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19, 4 orang berdomisili di Kota Cimahi dan 4 orang dari luar Kota Cimahi. Dirinya menduga mereka tertular dari luar sekolah. Sebab sekolah semuanya sudah disemprot disinfektan.
 
"Untuk yang guru dan siswnaya semuanya menjalani isolasi mandiri," ujarnya.
 
 
Meski ditemukan kasus Covid-19, Harjono memastikan PTM secara keseluruhan di Kota Cimahi akan tetap dilanjutkan.
 
Penutupan hanya akan dilakukan di sekolah yang terdapat kasus positif Covid-19. Kendati begitu dia berharap Prokes kembali ditingkatkan di semua sekolah. (ahmad sayuti)

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X