Bocah di Bandung Barat Diterjang Peluru Nyasar, Ada Oknum Penipu Tega Manfaatkan Situasi

- Selasa, 23 November 2021 | 13:45 WIB
Ada oknum penipu yang tega memanfaatkan situasi dalam insiden bocah di Bandung Barat yang terkena peluru nyasar. (Agus Satia Nagara)
Ada oknum penipu yang tega memanfaatkan situasi dalam insiden bocah di Bandung Barat yang terkena peluru nyasar. (Agus Satia Nagara)
INILAHKORAN, Ngamprah- Seorang bocah di Bandung Barat terkena peluru nyasar hingga harus menjalani operasi. Donasi pun diinisiasi warga Desa Cihampelas.
 
Peluru nyasar yang menjerjang bocah di Bandung Barat bernama Muhammad Abdul Aljabar, itu terjadi Minggu 21 November 2021.
 
Akibatnya peluru tersebut menembus bagian punggung bocah di Bandung Barat tersebut.
 
Beruntung, usai menjalani operasi dan serangkaian perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, bocah bernama Muhammad Abdul Aljabar itu kini dalam kondisi baik.
 
 
 
 
Di sisi lain, sebagai bentuk rasa simpati dan kemanusiaan, warga Cihampelas yang diwadahi organisasi Peduli Lingkungan untuk Sesama (Pelita) berinisiatif mengumpulkan dana.
 
Ketua organisasi Pelita, Diky Novansah (30) mengatakan, Pelita menginisiasi donasi untuk Muhammad Abdul Aljabar atas permintaan warga Desa Cihampelas
 
"Atas dasar tersebut, kami meminta izin kepada keluarga dan mendapat dukungan positif," katanya, Selasa 23 November 2021.
 
Ia menyebut, donasi yang terkumpul sudah sekitar Rp4 juta, dengan tempo waktu pengumpulan maksimal dua minggu.
 
 
"Dari data donasi yang masuk kebanyakan yang memberikan dari pribadi," sebutnya.
 
Kendati demikian, sambung dia, ada pihak yang memanfaatkan kejadian ini untuk menipu dengan melampirkan bukti transfer orang.
 
"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 01.00 WIB dini hari," ujarnya.
 
Sementara itu Kanit 6 Intel Polres Cimahi, Ipda Asep Andias mengatakan, terkait masalah donasi ini pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait dengan memberikan edukasi dan prosedur melakukan donasi.
 
 
"Jangan sampai tujuannya untuk donasi sosial, namun dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab," ujarnya.
 
Ia mengaku, pihaknya juga telah menyampaikan edukasi terkait durasi pelaksanaan donasi kepada para relawan, dalam hal ini Pelita.
 
"Mudah-mudahan dari donasi tersebut bisa dimanfaatkan secara terarah dan sampai kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan," ujarnya.*** (agus satia negara).
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X