Pelaku Ditangkap! Mayat Bocah Perempuan dalam Karung di Bandung Diperkosa Sebelum Dibunuh

Penemuan mayat bocah perempuan dalam karung di Bandung akhirnya terungkap setelah Polresta Bandung menangkap pela

Pelaku Ditangkap! Mayat Bocah Perempuan dalam Karung di Bandung Diperkosa Sebelum Dibunuh
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan dalam gelar perkara kasus penemuan mayat bocah perempuan dalam karung di Pacet, Kabupaten Bandung.

INILAHKORAN, Bandung- Fakta di balik penemuan mayat bocah perempuan dalam Karung di Pacet, Kabupaten Bandung terungkap. Pelaku sudah diamankan polisi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengungkapkan, mayat bocah perempuan dalam karung itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Menurut Hendra Kurniawan, mayat bocah perempuan dalam karung itu merupakan korban pemerkosaan dan pembunuhan DND (17).

Baca Juga: Adik Vanessa Angel Bikin Cover Lagu di Youtube, Benarkah Aji Mumpung?

"Korban tidak pulang-pulang sampai pukul 22.00 WIB. Padahal seharusnya korban pulang pada pukul 19.00 WIB," kata dia kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolreta Bandung, Kamis 25 November 2021.

Karena tak kunjung ditemukan, pihak keluarga korban mengumumkan jika korban hilang. Semua warga ikut mencari. Ironisnya, korban justru ditemukan di dalam karung yang ada di belakang rumahnya.

Menurut Hendra, hasil dari otopsi, diduga pelaku dianiaya dengan menggunakan benda tumpul. Selain itu, di alat kelamin korban, ditemukan juga ada bercak sperma.

Baca Juga: Puasa Sunnah Senin dan Kamis, Allah Lihat Catatan Amal hingga Pintu Surga Dibuka

"Dari pengakuan pelaku, korban memang disetubuhi sebelum nyawa korban dihabisi untuk menghilangkan jejak," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Warga Desa Tanjungwangi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, geger. Sesosok mayat bocah perempuan ditemukan tak bernyawa dalam sebuah karung di belakang rumahnya.

Baca Juga: Heboh di Tanjungwangi, Jasad Bocah Perempuan Ditemukan dalam Karung

ARN, bocah perempuan berusia 10 tahun itu warga Kampung Cipadaulun di Desa Tanjungwangi. Diduga bocah yang hilang sepulang mengaji itu menjadi korban pembuhan pada Selasa 23 November 2021.


Editor : inilahkoran