• Kamis, 9 Desember 2021

Dede Yusuf Monitor Pelaksanaan ANKB di SMPN 1 Soreang, Ini Temuan Masalah Hasil Monitorinya

- Kamis, 25 November 2021 | 20:36 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi melakukan monitoring Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANKB) di SMPN 1 Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis 25 November 2021. Dede Yusuf mengaku menemukan sejumlah kendala yang dialami para siswa dalam monitoring tersebut. (Rd Dani R Nugraha)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi melakukan monitoring Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANKB) di SMPN 1 Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis 25 November 2021. Dede Yusuf mengaku menemukan sejumlah kendala yang dialami para siswa dalam monitoring tersebut. (Rd Dani R Nugraha)

INILAHKORAN,Bandung- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi melakukan monitoring Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANKB) yang digelar salah satu Sekolah Dasar di SMPN 1 Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis, 25 November 2021.

Dede Yusuf mengatakan, ANBK yang baru pertama dilaksanakan ini sebagai pengganti ujian nasional, dengan konsep yang berbeda.

Kendati menjadi pengganti ujian nasional, menurut Dede Yusuf ada perbedaan mendasar soal waktu pelaksanaan, karena ANBK dilakukan satu tahun sebelum akhir. Sementara ujian nasional dilakukan di akhir masa pembelajaran.

Baca Juga: Kembangkan Potensi Daerah, Kota dan Kabupaten Bandung Sepakat Jalin Kerjasama

"Jika ujian nasional dilakukan pada akhir masa pembelajaran. Kalau ini satu tahun sebelum akhir, jadi untuk kelas 5 SD, kelas 2 SMP, dan kelas 2 SMA," kata Dede Yusuf

Dede Yusuf menerangkan, tujuan utama dari ANBK ini untuk mengetahui posisi pendidikan di Indonesia seperti apa, yang dilakukan secara acak dengan konsep melalui survei.

"Kita ingin mengetahui posisi pendidikan kita, maka ANBK ini adalah salah ratu upaya. Tadi sudah saya lihat, ANBK di sekolah ini untuk SD," ungkap Dede Yusuf.

Baca Juga: Terbakar Cemburu, Suami Bacok Istri hingga Luka Parah di Paseh Kabupaten Bandung

"Pelaksanaannya memang menumpang di SMPN dikarenakan SD tempat asal tidak memiliki fasilitas TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi)," imbuh Dede Yusuf

Halaman:

Editor: Ghiok Riswoto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Foto: Penataan Kawasan Alun alun Bandung

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:25 WIB

Nataru, Polrestabes Bandung Berlakukan Gage

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:24 WIB

Ini Alasan Larangan Perayaan Tahun Baru di Bandung

Rabu, 8 Desember 2021 | 12:16 WIB

Resmi, PKL Dilarang Mangkal di Alun-alun Bandung

Rabu, 8 Desember 2021 | 12:05 WIB
X