• Rabu, 29 Juni 2022

Waspada, Cuaca dan Pelonggaran PPKM di Kabupaten Bandung Tingkatan Kasus DBD

- Selasa, 30 November 2021 | 18:17 WIB
Kasus DBD di Kabupaten Bandung mulai meningkat selama tiga bulan terakhir. Selain cuaca, pelonggaran PPKM juga turut mempengaruhi. (halodoc.com)
Kasus DBD di Kabupaten Bandung mulai meningkat selama tiga bulan terakhir. Selain cuaca, pelonggaran PPKM juga turut mempengaruhi. (halodoc.com)

INILAHKORAN, Bandung - Kasus DBD di Kabupaten Bandung mulai meningkat selama tiga bulan terakhir. Selain cuaca, Pelonggaran PPKM juga turut mempengaruhi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, kasus DBD pada Januari-Oktober 2021 terhitung sebanyak 1.553 kasus. Sementara, pada 2020 kasus DBD tercatat sebanyak 1.228. Kasie Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Agus Kukuh Satiana mengatakan, selain cuaca peningkatan kasus DBD itu pun dipicu adanya Pelonggaran PPKM yang membuat mobilitas masyarakat tinggi.

Dalam dua tahun ke belakang, kasus DBD di Kabupaten Bandung diakuinya 'tiarap'. Hal tersebut dikarenakan sebelum adanya Pelonggaran PPKM itu warga melakukan aktivitas di dalam rumah. Selain itu, warga pun rajin melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungannya terutama di cuaca musim hujan.

Baca Juga: Duh, Ancaman DBD di KBB Makin Mengkhawatirkan, Ditambah Anggaran Fogging Sudah Habis

Pelonggaran PPKM itu ada pengaruhnya terhadap kasus DBD. Ketika ada Covid-19, dua tahun yang lalu DBD (demam berdaran dengue) 'tiarap' karena orang di rumah rajin bersih-bersih terus. Sekarang sudah abai, naik lagi kasus,” kata Agus melalui ponselnya Selasa 30 November 2021.

Dia mengaku kasus DBD semakin meningkat sejak tiga bulan lalu bertepatan dengan musim hujan. Agus menyebutkan, warga yang paling banyak terjangkit DBD itu ada di rentang usia produktif yang mobilitasnya tinggi.

“Misal, kerja di Kota Bandung tapi rumah di Kabupaten Bandung. Makanya kalau sekarang ada kasus di Ciwidey, jangan heran, digigitnya bukan di Ciwidey, tapi digigitnya di Kota Bandung di tempat dia bekerja,” katanya.

Baca Juga: Kemenkes: Lima Daerah Duduki Angka Kasus DBD Tertinggi di 2021

Kasus DBD yang paling banyak terjadi di wilayah padat penduduk. Pihaknya menyebutkan, daerah endemis itu berada di daerah yang selama tiga tahun berturut-turut terdapat kasus DBD.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung yakni kegiatan pemberantasan sarang desa nyamuk dan gerakan satu rumah satu jumatik yang diaktifkan kembali. Jika ditemukan ada kasus DBD maka akan diadakan penyelidikan epidemiologi. (Dani R Nugraha)

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak PMK, Produksi Susu di KBB Hanya 18 Ton

Selasa, 28 Juni 2022 | 14:29 WIB
X