• Minggu, 23 Januari 2022

Terpidana Faktur Pajak Fiktif Setor Uang Denda Rp32 Miliar Lebih ke Kas Negara

- Kamis, 2 Desember 2021 | 18:45 WIB
- Kejaksaan Tinggi Jabar, bersama Tim Pengendalian Eksekusi dari Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, melakukan eksekusi pidana denda atas perkara tindak pidana perpajakan atas nama Terpidana Lee Gil Woo. (Caesar Yudistira)
- Kejaksaan Tinggi Jabar, bersama Tim Pengendalian Eksekusi dari Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, melakukan eksekusi pidana denda atas perkara tindak pidana perpajakan atas nama Terpidana Lee Gil Woo. (Caesar Yudistira)
INILAHKORAN, Bandung - Terpidana faktur pajak fiktif, Lee Gil Woo asal Korea Selatan menyetor uang denda Rp32 Miliar lebih ke kas negara.
 
Lee Gil Woo yang terjerat kasus faktur pajak fiktif, itu menyetor Rp32 Miliar usai eksekusi pidana denda yang digelar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar bersama Tim Pengendalian Eksekusi dari Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
 
Eksekusi pidana denda atas terpidana Lee Gil Woo yang terjerat kasus faktur pajak fiktif, itu dihadiri Kajati Jabar Asep N Mulyana.
 
Baca Juga: Wartawan Saat Bertugas Dikriminalisasi, Kajati Jabar Siap Dampingi Sesuai Tupoksi

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung Amriansyah, bertindak selaku eksekutor dari pidana denda tersebut. Dalam kegiatan, terpidana menyetorkan sejumlah uag denda kepada JPU Kejari Kabupaten Bandung.

"Terpidana Lee Gil Woo telah menitipkan uang denda sebesar Rp 32.100.288.500,- (tiga puluh dua miliar seratus juta dua ratus delapan puluh delapan ribu lima ratus rupiah) kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung," ungkap Amriansyah

Dodi mengatakan uang tersebut pun disimpan dalam rekening penitipan perkara dan untuk selanjutnya dieksekusi ke kas negara.
 
Baca Juga: Aroma Korupsi 'Menyengat', Kantor PG Rajawali II Cirebon 8 Jam Digeledah Kejati

"Selanjutnya, dieksekusi ke kas negara," katanya.

Eksekusi ini sesuai dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 3618 K/Pid.Sus/2019 yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Terpidana dianggap telah melanggar ketentuan Pasal 39A huruf a juncto Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan tata Cara Perpajakan jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
 
Baca Juga: Bahas Kasus Valencya, Rieke Diah Pitaloka dan Deddy Corbuzier Banjir Air Mata

Adapun terpidana dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan pidana denda sebesar Rp 32.100.288.500,- (tiga puluh dua miliar seratus juta dua ratus delapan puluh delapan ribu lima ratus rupiah).

Terpidana Lee Gil Woo diketahui melakukan  tindak pidana menerbitkan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya secara bersama-sama dan berlanjut. Kasusnya pun telah disidangkan dan diputuskan pada tahun 2019.(Caesar Yudistira)***
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polrestabes Bandung Gencarkan Penyemprotan Anti DBD

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:49 WIB

Dinsos Kota Bandung Akui Sulit Vaksinasi Anjal

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:47 WIB

Warga Lembang Dihebohkan Dengan Penemuan Mortir

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:50 WIB
X