• Minggu, 23 Januari 2022

Realisasikan Anggaran DBHCHT, Ini Sektor yang Mendapat Alokasi Dana Tembakau di Kabupaten Bandung

- Jumat, 3 Desember 2021 | 09:38 WIB
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Marlan (Agus Satia/inilahkoran)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Marlan (Agus Satia/inilahkoran)


INILAHKORAN, Soreang - Realisasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang dialokasikan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung pada tahun 2021 mencapai Rp 4 miliar.

Dana alokasi DBHCHT tersebut merupakan 25 persen dari anggaran total yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu), yakni sebesar Rp. 16.032.113.000.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan, anggaran yang dialokasikan di Dinkes Kabupaten Bandung bakal dibagi menjadi dua. Pertama, untuk pembangunan gudang farmasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan untuk peningkatan pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Dede Yusuf Monitor Pelaksanaan ANKB di SMPN 1 Soreang, Ini Temuan Masalah Hasil Monitorinya

Ia menyebut, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan gudang farmasi di RSUD Cicalengka sebesar Rp 2,1 miliar. Sementara Rp 1,9 miliar bakal digunakan untuk pelayanan kesehatan.

"Namun kebanyakan untuk pelayanan kesehatan penyakit tidak menular," katanya, belum lama ini.

Ia memaparkan, anggaran DBHCHT di tahun sebelumnya telah dialokasikan di beberapa rumah sakit, seperti RS Ebah Majalaya dan RSUD Soreang.

Baca Juga: Bidik 10 Ribu Peserta, Prudential Indonesia Hadirkan Sentra Vaksinasi di Soreang

Menurutnya, DBHCHT sangat membantu dalam bidang kesehatan, khususnya di Kabupaten Bandung. Bahkan, rumah sakit lainnya pun dicanangkan bakal mendapat dana alokasi tersebut.

"Skemanya dilakukan bergilir, tahun ini untuk RSUD Cicalengka. Terlebih, skema anggarannya pun kini berbeda. Jika sebelumnya alokasi kesehatan itu sebesar 50 persen, tahun ini hanya 25 persen saja," paparnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polrestabes Bandung Gencarkan Penyemprotan Anti DBD

Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:49 WIB

Dinsos Kota Bandung Akui Sulit Vaksinasi Anjal

Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:47 WIB

Warga Lembang Dihebohkan Dengan Penemuan Mortir

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:50 WIB
X